SIMALUNGUN, HETANEWS.com Nico Permadi alias Doyok (29) dituntut 3 tahun penjara disidang Pengadilan Negeri Simalungun, Senin (2/8).

Karena terbukti melakukan pencurian dengan keadaan yang memberatkan, dan dipersalahkan melanggar pasal 363 Ayat (1) ke-4 KUHPidana.

Warga Huta IV Pulo Lawan Nagori Bah Gunung Kecamatan Bandar Huluan itu dinyatakan terbukti mencuri di rumah Wahyu Nurdin als Wira di Huta III Kecamatan Bandar Huluan pada Minggu, 14 Maret 2021. Pencurian itu dilakukan bersama sama dengan Sopar, Egy, Sapri, Bagus, dan Dani (DPO).

Sebelumnya, aksi pencurian itu telah direncanakan terdakwa bersama teman temannya. Lalu membagi tugas siapa yang masuk ke rumah,dan mengangkut barang barang dengan becak mesin.

Sejumlah barang korban yang berhasil diambil antara lain, spring bed dan tilam kapas. Barang curian digadaikan kepada Susanti Indriani seharga 200 ribu. Uang hasil kejahatan dibagi-bagi untuk berfoya foya.

Sebelumnya, terdakwa juga melakukan pencurian di rumah orangtua saksi korban pada 12 Maret 2021. Terdakwa bersama temannya Dani dan Cendol (DPO) membawa barang pecah belah berupa piring dan gelas.

Barang curian dijual kepada Pak Mahmud dan masing masing mendapat bagian Rp 15 ribu. Akibat perbuatan terdakwa, saksi Wahyu Nurdin mengalami kerugian Rp.10 juta.

Hal yang memberatkan terdakwa menurut jaksa karena sudah sering melakukan pencurian dan meresahkan warga. 

Setelah dituntut 3 tahun, terdakwa mengaku menyesal. Doyok memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan.

Persidangan dipimpin hakim Roziyanti SH, dinyatakan ditunda hingga Rabu (4/8) untuk pembacaan putusan.