SIANTAR, HETANEWS.com - Malang nasib yang dialami Tapiv Ashar alias Hapni (34), warga Jalan Rakkuta Sembiring Lorong Baja, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar. Pasalnya, Honda Beat BK 6074 WAI warna pink yang biasa dipakai buat cari nafkah lenyap diambil maling.

Kasus kehilangan tersebut terjadi, Jumat (30/7) pagi sekira jam 03.00 WIB saat dirinya sedang tidur dirumah. Sedangkan kejadian baru diketahui pagi harinya sekitar jam 06.00 WIB. Meski sudah usaha untuk bertanya kepada tetangga, honda beat seharga 17 juta lebih miliknya tak ditemukan.

"Saat itu, kereta saya letak ditempat biasa, di teras rumah. Saya lanjut tidur, jam 22.00 WIB. Pas bangun pagi mau siap siap belanja, kereta uda hilang. Saya cari pun disekeliling rumah, nggak ketemu juga," ujar Hapni dengan mata berkaca ditemui, Minggu (1/8) sore sekitar jam 16.32 WIB.

Menurut pedagang tahu krispy keliling itu, sebelum kehilangan, kereta sudah dikunci stang dan double ganda. Bahkan pagar rumahnya dirante dan digembok. Namun aksi pencurian tetap berjalan lancar hingga tidak ada kedengaran suara berisik dari luar rumah sama sekali.

"Kayaknya memang sudah pemain, tapi ntah pun kereta saya itu diangkat pakai becak. Soalnya stang sudah saya kunci semua. Dari saya kredit sampai lunas kek gini baru kereta itu hilang. Bingung saya kerja ini bagaimana," katanya seraya mengatakan kejadian baru sekali.

Adanya kerugian yang dialaminya hingga Rp 17 juta lebih tersebut, pihaknya sudah berupaya untuk melaporkan kejadian ke Polsek Siantar Martoba, Minggu (1/8) siang sekira jam 13.30 WIB. Tetapi karena masih belum memenuhi syarat kepolisian, laporannya ditunda.

"Tadi melapor, cuman Karena surat BPKB masih saya sekolahkan jadi Besok lah saya kesana, habis itu lanjut lagi melapor ke Polsek Siantar Martoba. Saya ingin kasusnya nanti ditindaklanjuti polisi, karena saya betul betul kehilangan rezki gara-gara itu," ujar Hapni.

Sementara itu, Kapolsek Siantar Martoba AKP Amir Mahmud yang dihubungi melalui seluler mengatakan pihaknya akan menerima laporan Hapni setelah syaratnya lengkap." Besok kalau korban sudah melengkapi, ya kita tindaklanjuti," jawabnya singkat.