SIANTAR, hetanews.com - PPKM Mikro di Kota Siantar yang terus berlanjut mengakibatkan sekolah tetap ditutup mengundang banyaknya anak-anak sekolah yang turun ke jalan untuk mengamen.

Namun sangat disayangkan bukannya mengamen dengan tertib, mereka malah mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar yang duduk di sekitaran Lapangan Haji Adam Malik hingga Lapangan Merdeka.

Dari amatan tim hetanews.com, banyak pengamen di bawah umur dengan sengaja mendekati seorang kakek yang sering duduk di trotoar Lapangan Haji Adam Malik untuk mengganggu hingga mengambil paksa uang kakek tersebut.

Pernah mereka berpura-pura ingin menukar uang, namun ketika kakek itu mengeluarkan uangnya mereka dengan cepat merampasnya dan langsung kabur.

Banyak orang di sekitar lokasi namun terkesan tidak peduli dengan teriakan minta tolong dari si kakek. Ada juga beberapa orang yang merasa iba, namun takut jika menolong hal itu malah membahayakan diri mereka.

"Bukan kita gak mau bantu, kita kejarpun tau-tau sampai sana kita dikeroyokkan lebih bahaya. Kadang pun kesal juga ada beberapa dari mereka yang maksa kalau gak dikasih uang," ujar salah satu warga.

Dalam hal ini, masyarakat hanya berharap agar Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum bertindak tegas mengurangi tingkat premanisme di Kota Siantar demi kenyamanan bersama.