SIANTAR, Hetanews.com - Mahruzar als Tulang (52) warga jalan Kasuari Kelurahan Sipinggol-pinggol Kecamatan Siantar Barat merupakan residivis dalam perkara yang sama, dituntut 8 tahun denda 1 Milyar subsider 6 bulan penjara. Sedangkan temannya Hotman Marasitua Pengaribuan als Geleng (28) penduduk jalan Wahidin Kelurahan Melayu dituntut 7 tahun dan denda yang sama.

Tuntutan jaksa Selamat Riyadi SH dibacakan dalam persidangan Rabu (28/7) yang digelar secara online di Pengadilan Negeri Pematangsiantar. Para terdakwa dipersalahkan jaksa melanggar pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika

Menurut jaksa, petugas Satres Narkoba Polres Siantar lebih dulu menangkap terdakwa Hotman pada Selasa, 2 Maret 2021 saat berjalan kaki di Jalan Wahidin menuju ke Jalan Mataram II. Dari tangan kanannya memegang 1 buah kotak rokok Gudang Garam Surya dan membuangnya.

Setelah diperintahkan diambil ternyata berisi 20 paket sabu, yang diakui dibeli dari terdakwa Mahruzar. Dengan menyerahkan uang Rp.650.000 dan sisa pembayaran sebesar Rp.1.900.000 akan dibayar apabila nantinya shabu tersebut sudah laku terjual. 

Setelah menerima sabu, Hotman mempaketi menjadi 25 paket dan Sebahagian sudah terjual. Selanjutnya saksi Samuel Simorangkir, Sindi S Simanjuntak dan Soliandi menyuruh Hotman untuk memancing Mahruzar transaksi lagi.

Sehingga Mahruzar berhasil ditangkap di pinggir jalan umum. Petugas menyita 1 buah plastik hitam yang didalamnya ada gulungan tissu yang berisi 3 paket sabu. Juga handphone merk Vivo dan 1 buah dompet merek Levis yang berisi uang sebanyak Rp.350.000. 

Sabu seberat 2,82 gram dinyatakan dirampas untuk dimusnahkan. Mahruzar sudah 2 kali dipidana di Pengadilan yang sama.

Didampingi pengacara Erwin Sidagambir SH MH, kedua terdakwa secara lisan meminta agar hakim meringankan hukumannya. 

Untuk pembacaan putusan, persidangan dipimpin hakim Vivi Siregar SH ditunda hingga Rabu (4/8).