HETANEWS.com - Lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisah, menyumbangkan medali pertama untuk Indonesia di Olimpiade 2020 Tokyo, yakni perunggu.

Ketua Umum KONI Jawa Barat (Jabar), Ahmad Saefudin, menilai perolehan medali dari cabang olahraga (cabor) angkat besi di Olimpiade Tokyo 2020 tak lepas dari program pembinaan dan latihan yang berjalan dengan baik. 

Menurut Ahmad Saefudin, pelatih angkat besi tak hanya memberikan program latihan, namun mereka juga mampu memposisikan diri sebagai orang tua bagi atlet, diantaranya membantu menyelesaikan permasalah dan mengangkat motivasi atlet.

Cara seperti itu, menurut Ahmad Saefudin harus ditiru oleh cabor lainnya, agar atlet merasa nyaman dan bisa menjalankan program latihan dengan maksimal.

"Kalau dari aspek program latihan yang dilaksanakan pelatih di PABSI (Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia), menurut saya perlu di tiru," kata Ahmad Saefudin, Senin (26/07/21).

"Karena, selain pelatih posisikan diri sebagai sandaran penyelesaian masalah atlet sebagai orang tua lebih jauh lagi, mereka itu selaku psikologi dari atlet sendiri sehingga atlet dan pelatih itu betul betul jadi satu," "Sehingga program itu mix bisa maksimal saling melakukan evaluasi dua arah," ucapnya menambahkan.

Ahmad Saefudin menuturkan, cara yang digunakan oleh pelatih angkat besi akan coba disampaikan olehnya kepada pelatih cabor lainnya, dengan begitu diharapkan akan muncul kembali atlet lainnya yang mampu meraih medali dan mengharumkan nama Indonesia.

"Ini yang akan disampaikan kepada pelatih lain, seperti halnya kemarin saya buka pemberdayaan pelatih dari aspek mentalitas selama tiga hari ini bagian kelanjutan, karena kita diberikan inspirasi dan motivasi oleh seorang Windy Cantika," jelasnya.

Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin, saat diwawancarai, Senin (26/07/21) © Arif Rahman/INDOSPORT

Apresiasi KONI

Sementara itu, sebagai bentuk apresiasi KONI Jabar akan memberikan bonus berupa biaya pendidikan bagi Windy Cantika. 

"Bantuan akan kita berikan sampai dia maksimal merengkuh kesarjanaan. Karena, bersangkutan sekarang sedang menempuh pendidikan di sekolah tinggi ekonomi di Bandung," ucapnya.

"Mudah-mudahan, tadi sudah saya komunikasi dan benar bahwa siap dan siap, mengucapkan Alhamdulillah bersyukur mendapatkan kesempatan diberikan bantuan pendidikan sampai tingkat sarjana S1, S2, S3," ujarnya. 

Sumber: indosport.com