SIANTAR, Hetanews.com - Saat panas terik, sejumlah warga di Jalan Tombang, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat dibuat geger karena ada aksi penangkapan abang beradik yang disebut pengguna narkoba. 

Bahkan kejadian tersebut diwarnai ketegangan, setelah kedua yang diamankan merontah pasca dimasukkan kedalam mobil Avanza warna hitam milik petugas, Rabu (27/7) siang sekira jam 14.00 WIB.

Pantauan dilokasi, sebelum melakukan penangkapan, personel Narkoba Polres Siantar tersebut tampak lebih dulu mengamati aktifitas disana sembari menunggu didalam mobil kurang lebih 15 menit.

Saat melihat target diketahui berinsial J (30) marga Simajuntak berada didalam rumah. Personel narkoba berpakaian preman berjumlah sekitar 5 orang langsung melalukan penggerebekan.

Kemudian memegang tangan J Simajuntak agar tidak kabur. Namun, walau sudah dipegang kuat petugas, J Simajuntak merontah. Bahkan adiknya, S Simajuntak yang didalam juga ikut melakukan hal yang sama.

Sekitar beberapa menit merontah bak orang kesurupan, petugas tetap memboyong keduanya untuk masuk kedalam mobil yang digunakan untuk memantau. Sedangkan petugas yang lainnya melalukan penggeledahan.

"Haduhh..Hademuhhh, ini kek mana ini pak," ujar J Simanjuntak ketika sedang dimasukkan kedalam mobil. Ucapan J Simajuntak pun kembali dibalas petugas."Kalau nggak ada ngapain kek gitu kali kau," timpalnya kembali.

Hingga akhirnya, J Simajuntak yang diketahui sebagai Sopir panggilan dan adikknya S Simajuntak pasrah lantaran merasa capek sudah teriak dan dibawa. Warga pun mengabadikan momen tersebut pakai ponsel.

"Kami tadi mau rekam, tapi nggak dikasih. Dimarahi kami sama polisinya, disuruh hapus, rame tadi koq yang merekam. Orang polisinya pun juga rame," ujar lelaki berambut cepak, yakni warga sekitar lokasi. 

Warga pun tak bisa membeberkan soal barang bukti milik kedua yang diamankan. Namun sempat melihat Sabu milik J Simajuntak ditelannya. Sedangkan bong atau alat hisap sabu dibuang adiknya, S simajuntak.

"Sabu ditelan kurasa. Sabu pakai plastik kecil, dimasukkan ke mulutnya. Terus adikknya buang alat kayak isap pakai pipet. Kurasa polisi sudah taunya itu mereka," jelas warga yang tak ingin namanya dicantumkan.

Kasat Narkoba AKP Kristo Tamba yang dikonfirmasi melalui pesan whattsap, Selasa (27/7/21) sore sekira jam 17.30 WIB hanya sekedar dibaca namun tidak di balas.