JAKARTA, HETANEWS.com - Eks Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyoroti penanganan COVID-19 di Tanah Air. Salah satunya mengenai pemberian bansos tunai yang dinilainya harus memenuhi kebutuhan warga.

Pria yang akrab disapa JK ini mengusulkan agar bansos tunai yang diberikan adalah Rp 1 juta per bulan. Nominal Rp 300 ribu per bulan yang diberikan saat ini, kata JK, tak cukup memenuhi kebutuhan dasar warga.

Merespons hal ini, anggota Komisi VIII DPR Bukhori Yusuf setuju dengan usul JK tersebut.

"Bagus usulan Pak JK, tetapi harus dipastikan nilai itu tidak menimbulkan gejolak sosial," kata Bukhori saat dimintai tanggapan, Selas (27/7).

Dengan catatan, semua warga miskin harus mendapatkan hak yang sama, jangan sampai ada yang tidak mendapatkan bantuan.

"Mengingat tidak semua orang miskin dapat bantuan, tetapi jika semua dapat bantuan, setuju," beber politikus PKS ini.

Diberitakan sebelumnya, usulan JK itu disampaikan saat wawancara khusus dengan kumparan. Nominal Rp 1 juta menurutnya cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari hari, seperti memberi beras dan kebutuhan pokok lainnya.

Demi kepastian BST 1 juta tepat sasaran, JK mengusulkan agar distribusi dan pendataan dilakukan satu pintu, agar tidak membingungkan.

“Saya sarankan, agar semua sistem disatukan sejak dulu. Keluarga sejahtera dan lain-lain itu terlalu banyak kartu-kartu. Gabungkan saja jadi satu dulu, jadi bantuan sosial tunai. Supaya tidak ribet administrasinya. Yang lain setop dulu, pakai satu,” ujar JK yang juga Ketua Umum PMI ini.

sumber: kumparan.com