SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Christianto Kaban (22) warga jalan Belimbing II Nagori Nusa Harapan Kecamatan Siantar, divonis 18 bulan penjara potong tahanan sementara yang telah dijalani. Vonis hakim Mince Ginting, Aries Ginting dan Desy Ginting dibacakan dalam persidangan online di Pengadilan Negeri Simalungun, Senin (26/7).

Hakim tak sependapat dengan jaksa yang telah menuntut Kaban selama 7 tahun denda 1 Milyar karena memiliki 13,85 Gram ganja. Dengan mempersalahkan terdakwa melanggar pasal 111 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Hakim pun menyatakan terdakwa bersalah melanggar pasal 127 (1) UU RI No 35/2009 tentang penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri. 

Hal yang memberatkan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal meringankan, terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum.

Menurut hakim, terdakwa diamankan bersama 9 terdakwa lainnya yang disidangkan secara terpisah. Penangkapan oleh Satres Narkoba Polres Simalungun, berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat.

Polisi M Yunus Manurung, Paiduk B Lumbanraja dan Fernando Nababan pada Selasa, 26 Januari 2021 melakukan penggerebekan di kompleks SDN di jalan Rambutan Raya Perumnas Batu VI. Saat mengamankan terdakwa Cihol Rio, Samuel Gultom, Aldi Rivaldo, Nixon Kornelius, 

Nanda Suranto, Edro Leonard, Zukri Lubis, Nico Ferdinan, Bryan Juan Carlos (sudah dihukum), terdakwa Christianto membuang ganja dalam bungkusan plastik.

Fakta persidangan, ke-9 terdakwa mengaku mendapatkan ganja dari Christianto. Lalu dihisap secara bersama sama. Dengan cara mencampurkan tembakau rokok union dengan daun ganja.

Fransiskus Silalahi SH, pengacara yang mendampingi terdakwa selama persidangan mengatakan kepada hetanews, jika putusan hakim sudah tepat. Karena sebelumnya, tuntutan jaksa tersebut terlalu tinggi dan tidak memenuhi rasa keadilan.

"Putusan hakim sudah tepat, karena terdakwa memang sebagai pengguna dan seyogianya dilakukan rehab," jelas Frans kepada hetanews usai persidangan siang itu. 

Sementara itu, jaksa Nova Miranda Ginting menyatakan banding atas putusan hakim. "Kita akan mengajukan banding," ungkapnya.