SIMALUNGUN, hetanews.com - Aksi warga Nagori Mariah Jambi, Kabupaten Simalungun, beberapa hari belakangan terbilang cukup berani, tak hanya merusak aset Negara, merekapun membuat Kelapa Sawit menjadi rusak sehingga mungkin nantinya akan menganggu produksi Kelapa Sawit. 

Ketika berada di lokasi, Jumat (23/07/2021), awalnya wartawan dibuat geleng-geleng kepala atas aksi Warga tersebut, pada saat berada di lokasi, wartawan melihat kehadiran pihak Kepolisian, dan wartawan beranggapan warga akan menghentikan aksi mereka tersebut. 

Tanpa diduga aksi tersebut terus berlanjut, bahkan mereka seakan tak memperdulikan kehadiran pihak Kepolisian, penasaran wartawan menyebutkan bahwa Polisi hadir ke Lokasi, namun reaksi mengejutkan didapat oleh wartawan, warga malah menyebutkan bahwa Polisi hanya melihat-lihat saja. 

"Hanya lihat-lihat ajanya orang itu, jaga-jaga kami, " Katanya sambil tertawa. 

Saat wartawan sedang menunggu kehadiran Ketua kelompok mereka bermarga Sillaen, wartawan melihat seorang ibu bermarga Siahaan mencatat sesuatu, kemudian dia memanggil Koordinator mereka yang juga bermarga Siahaan. 

"Kelompok muna saunari kan ito?(kelompok kalian sekarang kan?, " Ucapnya. 

Kemudian seakan ingin memberikan sesuatu, dia menyebutkan akan memberikannya nanti usai kegiatan ini. 

"Anon ma hu leon dah ito (nantilah ku kasih yah), " Sebutnya sambil dijawab anggukan oleh marga Siahaan. 

Diawal memang wartawan penasaran atas keberanian warga, bukannya kabur atas kehadiran pihak kepolisian, warga malah dengan santai memotong pelepah Kelapa sawit, bahkan seakan sudah profesional mereka dengan cepat memotong pelepah Kelapa sawit, Adakah sosok kuat dibalik aksi warga soal sengketa lahan dengan PTPN IV?.