Siantar, hetanews.com - Terdakwa Fauzi didakwa melakukan penusukan kepada korban Ida Pohan yang masih memiliki hubungan keluarga dengannya. Fauzi merupakan keponakan korban.

Korban ditusuk gunting pada Minggu, 18 April 2021 sekira pukul 23.30 Wib bertempat di Jalan Ade Irma Suryani Gang Pokat Kel.Martoba Kec.Siantar Utara Kota Pematang Siantar. Terdakwa kesal karena dituduh mencuri beras korban.

Korban merasa kaget dengan kondisi rumahnya yang sudah berantakan, beras bantuan pemerintah juga hilang. Menurut anak korban bernama Sofia, terdakwa Fauzi yang sudah mencuri berasnya.

Saat itu saksi korban bertanya kepada anak saksi korban yang bernama Sofia yang ada dirumah dengan berkata ”siapa yang mengambil beras kita?” dan di jawab oleh Sofia ”udah pasti si Fauzi”, katanya.

Mendengar keterangan dari Sofia lalu saksi korban keluar dari rumah dan berjalan kaki untuk mencari terdakwa Fauzi dan akhirnya saksi korban bertemu dengan terdakwa di Jalan Ade Irma Suryani Gang Aman Kel.Martoba Pematang Siantar.  

”Fauzi pulangkan berasku yang kalian ambil?” dan dijawab oleh terdakwa ”ga ada siapa yang bilang” dan terdakwa marah lalu saksi korban mengambil batu dan melemparkannya kearah terdakwa. Tapi tiba-tiba terdakwa mendatangi saksi korban dan saat itu terdakwa menusukkan gunting kecil kebagian tangan saksi korban sebanyak 2 kali, lalu erdakwa pergi.

Akibat perbuatan terdakwa, saksi korban Ida Pohan mengalami luka dan mengeluarkan darah dibagian tangannya kiri, sesuai dengan visum et repertum Nomor: 4813/VI/UPM/IV/2021 tanggal 19 April 2021 yang dibuat dan ditanda tangani oleh Dr Edward Situmoang,M.Kes, dokter pada Rumah Sakit Umum Daerah dr.Djasamen Saragih Pematang Siantar.

Dalam persidangan, saksi Ida Pohan mengatakan sudah memaafkan terdakwa bahkan dirinya tidak ada melaporkan terdakwa. Hanya saja, karena peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga sekitar, maka polisi langsung mengamankan terdakwa dan diproses sesuai hukum.

Atas keterangan saksi korban, terdakwa dengan seenaknya dan dengan nada cuek menjawab pertanyaan jaksa. "Ya kek gitulah, kayak yang dibilangnya," ucap terdakwa saat ditanya jaksa tentang tanggapannya atas keterangan saksi.

Jawaban terdakwa sempat membuat pengunjung sidang kesal. "Bah, gak merasa bersalah dia..kok Layas kali," kata seorang pengunjung sidang di Pengadilan Negeri Pematangsiantar, Jumat (23/7) yang mengikuti persidangan siang itu.

Jawaban mu yang bagus, apa kau tidak merasa bersalah, tanya jaksa lagi. "Merasa Bu," katanya singkat.

Persidangan dipimpin hakim Irwansyah P Sitorus SH ditunda hingga Kamis mendatang untuk mendengarkan tuntutan jaksa. Fauzi didakwa melanggar pasal 351 (1) KUHP.