JAKARTA, HETANEWS.com - Kabar duka kembali datang dari dunia pendidikan. Rektor Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof Huzaemah Tahido Yanggo meninggal dunia pada usia 74 tahun.

Wanita yang merupakan guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu mengembuskan napas terakhir pada Jumat (23/7) pagi di RSUD Banten.

Wakil Ketua MUI Anwar Abbas mengungkapkan almarhum meninggal dunia karena COVID-19.

"Benar (meninggal dunia). COVID-19," kata Anwar Abbas saat dikonfirmasi.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid melalui akun Twitternya turut menyampaikan kabar duka tersebut.

  • Profil Huzaemah Tahido Yanggo

Huzaemah lahir di Donggala, Sulawesi Tengah, 30 Desember 1946.

merupakan perempuan Indonesia pertama yang meraih gelar doktor di bidang perbandingan mazhab dari Universitas Al-Azhar, Mesir.

Sejak 2014 Huzaemah menjabat sebagai rektor Institut Ilmu Al-Quran (IIQ). Selain itu dia juga menjadi pengajar di UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Muhammadiyah Jakarta, dan Universitas Indonesia.

Selain aktif di MUI sebagai Wakil Ketua Komisi Fatwa, Huzaemah juga dikenal aktif di Bahtsul Massail Muslimat NU. Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Pengawas Syariah di Bank Niaga Syariah pada 2000.

Selama hidupnya, almarhumah mengeluarkan sejumlah buku. Di antaranya "Pengantar Perbandingan Mazhab" (2003), "Masail Fiqhiyah: Kajian Hukum Islam Kontemporer" (2005), dan "Fikih Perempuan Kontemporer" (2010).

Huzaemah juga meraih sejumlah penghargaan atas jasa dan pemikirannya, antara lain sebagai berikut:

  • Penghargaan “Kepemimpinan dan Manajemen Peningkatan Peranan Wanita” dari Menteri Negara Peranan Wanita RI (1999)

  • Penghargaan Eramuslim Global Media atas kepedulian terhadap ilmu syariah sebagai pakar fikih perempuan (2007)

  • Satya Lencana Wira Karya dari Presiden RI atas jasa sebagai anggota Tim Penyempurnaan Tafsir al-Quran Departemen Agama RI (2007)

  • Penghargaan Women Award atas dedikasi, inovasi, dan prestasinya dalam mewujudkan hak-hak perempuan dan anak dari Rektor UIN Jakarta (2015)

  • Lencana Karya Satya 30 Tahun (2016)

sumber: kumparan.com