SIMALUNGUN, Hetanews.com - Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun Bobbi Sandri SH MH mengatakan jika berkas perkara yang menewaskan seorang wartawan Mara Salem Harahap sudah diterima Kejatisu. Hal itu dikatakannya, menjawab pertanyaan wartawan, Kamis (22/7).

"Berkasnya sudah diterima Kejatisu," kata Bobbi di sela sela peringatan HBA Ke-61 Tahun 2021 didampingi Kasi Pidum Irvan Maulana SH.

Namun dijelaskannya, bisa saja berkas tersebut diserahkan ke Kejaksaan Negeri Pematangsiantar. Meski locus delicti di wilayah hukum Simalungun, yakni di Nagori Karang Anyer Simalungun namun sumber permasalahan ataupun para saksi/tersangka sebahagia besar berada di Siantar.

"Kita belum tahu apakah akan diserahkan ke Simalungun untuk tahap 2 nantinya, atau di Siantar. Karena Sebahagian besar saksi berada di Siantar meski locus delicti di Simalungun. Kita lihat saja nanti petunjuk dan arahan dari pimpinan," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, tewasnya Marsal dengan luka tembak di bagian paha kiri atas telah menetapkan 3 tersangka. Dua tersangka dari sipil dan 1 oknum TNI. Kedua tersangka Su dan YFP saat ini masih ditahan di Poldasu.

Korban tewas sekitar 300 meter dari rumahnya, Marsal diterjang timah panas di dalam mobilnya. Diduga, korban terakhir memberitakan peredaran narkotika di THM Ferrari. Sehingga pemilik cafe dan karaoke Ferrari yang menjadi otak pelaku diamankan bersama manajer/humasnya.

Sesuai keterangan Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dalam keterangan pers beberapa waktu lalu.

Kajari Bobbi Sandri SH MH mengatakan, jika nantinya diserahkan ke Kejari Simalungun, tim jaksa yang akan menangani perkara tersebut sudah siap melaksanakan tugasnya sebagai penuntut umum. (Ay)