Siantar, Hetanews.com - Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 tahun 2021 Kejaksaan Negeri Pematangsiantar dilaksanakan secara terbatas dan Prokes. Upacara peringatan dilakukan secara virtual mendengarkan arahan dan bimbingan dari Kepala Kejaksaan Agung RI Burhanuddin. Intinya menginstruksikan seluruh jajarannya dalam giat Bhakti sosial membantu pemerintah dan masyarakat melakukan vaksinasi nasional yang diselenggarakan serentak di wilayah hukum kejaksaan se-Indonesia.

Di Kejari Siantar, vaksinasi massal telah dilaksanakan pada 13 Juli lalu, dirangkai dengan pemberian bantuan kepada nakes dan warga yang melakukan isoman. Juga pemberian bantuan kepada warga kurang mampu dan kunjungan ke 2 Panti Asuhan di Siantar.

Sebagai APH, saat ini Kejari Siantar menangani 4 perkara pidana khusus. Salah satu nya sudah proses Penuntut (Tut) dalam perkara PD PAUS an nama terdakwa Herowhin TF Sinaga selaku Direktur Utama.

Sedangkan 3 perkara lainnya yang masih dalam proses penyidikan dugaan korupsi di Dinas Lingkungan Hidup, Kasus Bank Mandiri dan Kasus BTN yang masih berkaitan dengan PD PAUS, jelas Kasi Intel Rendra Yoki Pardede SH kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (22/7).

Dalam perkara Pidana Umum, sejak Januari hingga Juli 2021 sudah disidangkan sebanyak 237 perkara. Didominasi perkara narkotika sebanyak 142 berkas, OHARDA sebanyak 64 perkara dan Kamtibum sebanyak 31 perkara.

Sedangkan untuk bidang Datun (Perdata dan Tata Usaha Negara), masih melakukan pendampingan beberapa BUMN melakukan penagihan tunggakan. Seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan dan juga PDAM Tirtauli.

Peringatan HBA dilakukan sederhana dan Prokes memberikan bingkisan kepada Purnaja (Purnawirawan Jaksa), pegawai termuda dan pegawai tertua. Ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur memasuki usia ke-61 tahun.

Dengan harapan, insan Adhyaksa dapat terus bergerak dan maju di masa pandemi tidak menjadi penghalang untuk menuntaskan segala permasalahan hukum, jelas Rendra.