JAKARTA, HETANEWS.com - Pemerintah kembali memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kali namanya bukan lagi PPKM Darurat tetapi berubah menjadi PPKM Level 3 dan Level 4. Meski berganti nama, aturan-aturan yang termaktub di dalamnya tidak ada perbedaan yang mencolok.

Salah satunya berkaitan dengan pengaturan mobilitas masyarakat. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyatakan, TNI dan Polri serta Dinas Perhubungan setempat tetap memperketat akses keluar-masuk DKI Jakarta.

"Tidak ada perbedaan, semua masih sama," kata dia dalam keterangannya, Kamis (22/7).

Sambodo menerangkan, antara PPKM Darurat dan PPKM Level 3 atau Level 4 secara garis besar sama. Adapun sekira 100 titik ruas jalan di DKI Jakarta dan penyanggah Ibukota disekat dan dijaga oleh petugas.

"Iya (masih sama), karena substansi nya sama," ujar dia.

Lebih lanjut Sambodo menerangkan, pelonggaran kemungkinan dilakukan setelah tanggal 25 Juli 2021. "Itupun kita masih menunggu keputusan pemerintah selanjutnya," ucap dia.

Senada Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus juga mengatakan demikian. "Sama saja semua, nanti tanggal 26 Juli baru kita lihat situasinya. Cuma namanya saja PPKM level 4, tapi intinya sama. Nanti tanggal 25 Juli terakhir. Dilihat apakah angka positif turun, kalau turun baru kemungkinan ada relaksasi," kata dia.

Yusri menerangkan, pemerintah saat ini sedang memantau perkembangan daripada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Karena itu, Yusri mengharapkan masyarakat patuh supaya jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia menurun.

"Kami harapkan masyarakat selama lima hari ini betul-betul taat dan disiplin sampai tanggal 25 Juli. Mudah-mudahan ini turun. Baru nanti ada kebijakan baru, apakah itu relaksasi atau seperti apa," tandas dia.

sumber: merdeka.com