SIANTAR, hetanews.com - Terkait dilakukannya rawat jalan UH atas dasar permintaan keluarga yang disebutkan oleh Loka Rehabilitasi BNN Deliserdang, ternyat UH tidak ada melaporkan dirinya kepada BNN Siantar.

Hal tersebut terungkap ketika hetanews menanyakan kepada Kepala BNN Siantar Tuangkus Harianja, Rabu (21/07/2021) terkait rawat jalannya UH atas permintaan dari keluarga di Loka Rehabilitasi BNN Deliserdang, dia menyebutkan jika UH tidak ada hadir ke BNN Siantar.

"Karena mereka minta rawat jalan di BNN, yah mungkin itu dasarnya dia dirujuk ke sinikan (Siantar), tapi nyatanya tidak datang orangnya,"sebutnya.

Lanjut Tuangkus Harianja, merekapun membalas surat terkait rawat jalan UH kepada Loka Rehabilitasi BNN Deliserdang, bahwa UH tidak mendatangi BNN Siantar.

"Jadi sudah kita balas surat itu bahwa yang bersangkutan tidak hadir gitu,"lajutnya.

Ditanya apakah harusnya UH melapor kembali kepada mereka?, Tuangkus membenarkan hal tersebut, dia menyebutkan asesmen terhadap UH diulang menjadi BNN Siantar.

"Harusnya iyalah, karena akan asesmennya diatur ulang kepada kita, tapi yang bersangkutan engga ada datang kepada kita, apa yang mau dilakukan rawat jalannya,"sebutnya.

Ditanya jika demikian apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh BNN?, Tuangkus menyebutkan mungkin nantinya UH akan kembali diserahkan kembali kepolda Sumut.

"Kalau saya pikir, yah kitakan engga mungkin mencapuri urusan Poldakan, mungkin nanti akan kita serahkan lagi ke Polda, karenakan mungkinkan penyerahannya dari Polda,"katanya.

Ditanya lagi apakah BNN Siantar juga melakukan penyelidikan atau menelusuri keterlibatan UH dalam peredaran Narkoba di Kota Siantar?, Tuangkus membenarkan saat ini BNN Siantar masih melakukan penyelidikan terhadap UH.

"Kalau DPO sih engga yah, tapi kita masih menyelidiki yang bersangkutan (UH) terkait peredaran narkoba di Siantar ini,"katanya.