Simalungun,Hetanews.com - Chamerwa Perdana Lubis (32) warga Parbalogan Simalungun divonis 4 tahun penjara, disidang online Pengadilan Negeri Simalungun, Rabu (14/7). Terdakwa merupakan residivis (sudah pernah dipidana) dalam kasus penipuan selama 2 tahun.

Putusan yang dibacakan ketua majelis hakim Nurnaningsih SH MH tersebut konform (sama) dengan tuntutan jaksa Devica Oktaviniwati SH. Hakim sependapat dengan jaksa menyatakan terdakwa bersalah melanggar pasal 362 KUHP Jo pasal 468 KUHP.

Terdakwa terbukti membawa kabur Honda Vario merah BK 2192 TBK milik saksi korban Mariani. Perbuatan itu dilakukan terdakwa pada Rabu, 30 September 2020 lalu di Huta Andarasi Parbalogan Kecamatan Tanah Jawa tepatnya di depan warung milik korban.

Pagi itu, saksi korban mau membeli gas dan menghidupkan sepeda motornya. Karena uangnya belum dibawa, korban turun dari sepeda motor dan masuk ke warung meninggalkan kunci kontak menempel di sepeda motornya.

Terdakwa datang dan langsung membawa Sepeda motor korban. Meski sudah diteriaki oleh korban agar sepeda motornya jangan dibawa karena mau ambil gas. Residivis ini tetap membawa pergi sambil mengatakan "sebentar, aku mau jemput adik di kampung,".

Korban berusaha mengejar terdakwa dengan meminjam sepeda motor keponakannya. Tapi tidak berhasil sehingga mengakibatkan sepeda motornya raib.

Karena dibawa kabur oleh terdakwa ke arah Pagok Perdagangan, lalu menjualnya kepada seseorang yang tidak dikenalnya seharga 4 juta. Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga Rp. 18 juta.

Atas putusan hakim, terdakwa menyatakan menerimanya dan persidangan dibantu penitera pengganti M Ramli dinyatakan selesai dan ditutup.