Siantar, Hetanews.com - Masih terbaring tak berdaya, pasangan suami istri Pak Parjo (60) dan istrinya br Pakpahan (56) mengharapkan bantuan. Kedua lansia itu tinggal di rumah yang berukuran 4x5. 

Br Pakpahan sudah mengalami lumpuh sejak beberapa tahun lalu. Selama ini hidup mengharapkan suami yang hanya bekerja sebagai parbecak sorong. Tetapi kini, suaminya itu juga lumpuh dan tak sanggup lagi mencari nafkah.

Pak Parjo dan istrinya mengalami gizi buruk karena kondisi ekonomi yang sangat memprihatikan. Keluarga ini tercatat sebagai penerima PKH, dan hanya tinggal berdua ditemani seorang cucunya yang masih berusia 12 tahun. Memiliki 5 orang anak, tapi tinggal berjauhan. Sesekali anaknya datang mengunjungi pasutri ini.  

Melalui Lurah Kelurahan Baru Bambang Sahputra, kedua pasutri ini sempat diinfus saat dikunjungi dokter dari puskesmas. Ibu camat dan ibu lurah juga sudah datang membesuk dan memberikan tongkat kaki empat agar keduanya bisa berjalan.

"Namun tongkat itu tak bisa digunakan, karena fisiknya sangat lemah," kata Bambang kepada hetanews.com Jumat (9/7).

Saat dikunjungi hetanews di rumahnya Jumat siang itu, terlihat kedua pasutri yang sudah lanjut usia itu terbaring lemah tanpa ada yang menjaga. Pasutri ini membutuhkan perawatan medis dan juga membutuhkan makanan bergizi. 

Terlihat tubuh Pak Parjo yang sangat kurus dan mengerang kesakitan. Menurut beberapa tetangganya, hampir setiap malam mengeluh sakit sehingga membuat keributan dengan memukul seng atau dinding rumahnya.

"Kalau malam, dia mukul mukul seng, semua dinding ditendang karena kesakitan," kata tetangganya. 

Mungkin Pak Parjo perlu juga dibawa ke orang pintar (dukun), karena dulunya Pak Parjo sering ikut main kuda kepang (kuda lumping) dan sering kesurupan, kata tetangga.

Sementara itu, Bambang menjelaskan kepada Hetanews, jika telah memerintahkan anaknya agar secara bergantian menjaga Pak Parjo dan istrinya. Memberi makanan dan membersihkan pasangan ini, karena sudah tidak bisa lagi berjalan ke kamar mandi.

Keluarga ini memang sangat membutuhkan bantuan untuk bisa bertahan hidup "Bagi warga yang ingin memberikan bantuannya kepada Pak Parjo bisa langsung mendatangi rumahnya di jalan Perak," kata Lurah.