SIANTAR, Hetanews.com -  Syamsul Muhammad Rifandi alias Samsul (35) pemuda asal jalan makmur, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur ini, hanya bisa pasrah ketika diringkus tim tekab Polsek Siantar Martoba, saat lagi menenggak minuman tuak di salah satu pakter tuak belakang Gedung IV, Pasar Horas, Jalan Bangsal, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Rabu (7/7) sekira jam 21.00 Wib malam,.

Pasalnya setelah mencuri handphone merk Vivo 95 dari rumah korbannya Fren David Aritonang (32) yang beralamat di Jalan SidoMULYO, Kelurahan Nasgapita, Kecamatan Siantra Martoba.

Aksi mencuri itu dilancarkannya pada Senin (31/5) lalu sekira jam 03.00 Wib, Dari pelakunya Syamsul turut disita 1 buah gala bambu yang salah satu ujungnya ada kain dikaitkan kawat tanggok. Kapolsek Siantar Martoba AKP Amir Mahmud SH menerangkan, awalnya pelaku Syamsul lebih dahulu membuka jendela samping rumah korbannya Fren David Aritonang, yang kebetulan sedang lagi istirahat tidur.

Bermodalkan alat sebatang gala bambu yang salah satu ujungnya ada kain dikaitkan dengan kawat tanggok, pelaku Syamsul langsung mengambil barang Hape merk Vivo Y 95 yang di letak dilantai kamar tidur.

"Jadi jendela kamar tidur yang dicongkel, lalu pelaku mengembat Hape pakai alat tanggok gala bambu.Barang Hape sudah dijual sama seseorang di Pasar Horas dengan harga Rp 200 ribu." ucapnya, Kamis (8/6) sore.

Setelah sebulan lebih diselidiki, akhirnya pelaku Syamsul dapat diringkus ketika sedang minum tuak, Atas kejadian pencurian itu, korbannya Fren David Aritonang harus menanggung kerugian senilai Rp 3,4 juta.

"Jadi barang bukti hape masih dalam pencarian.Pelakunya Syamsul telah ditahan, dan perbuatannya dijerat Pasal 363 KUHP Tindak pidana pencurian."Sebut Kapolsek mengakhiri.