JAKARTA, HETANEWS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menargetkan Jalan Tol Kuala Tanjung -Tebing Tinggi - Parapat Seksi 1 - 4 rampung pada akhir 2021.

Jalan Tol Kuala Tanjung -Tebing Tinggi - Parapat sepanjang 143,25 km akan meningkatkan konektivitas di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan mempermudah akses wisatawan khususnya dari Kota Medan menuju Destinasti Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dengan terbangunnya akses jalan, maka akan meningkatkan akselerasi pengembangan destinasi wisata.

"Akses jalan yang semakin baik juga akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata,” kata Menteri Basuki dalam pernyataan resminya, Jumat (2/7/2021).

Pembangunan Tol Kuala Tanjung -Tebing Tinggi - Parapat terbagi menjadi 6 seksi dengan nilai investasi Rp 13,4 triliun.

Seksi 1-4 dikerjakan melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan Badan Usaha Jalan Tol PT Waskita Karya untuk seksi 2 dan 3, PT Hutama Karya untuk seksi 1 dan 4, sedangkan seksi 5 dan 6 menjadi porsi pemerintah.

Saat ini, progres pembangunan Seksi 1 Tebing Tinggi - Inderapura sepanjang 20,40 km mencapai 84,45%, Seksi 2 Inderapura - Kuala Tanjung sepanjang 18,05 km mencapai 65,94%, Seksi 3 Tebing Tinggi - Serbelawan sepanjang 30 km sudah 62,68%, dan Seksi 4 Serbelawan - Pematang Siantar sepanjang 28 km mencapai 41,76%.

Untuk konstruksi seksi 1-4, Kempupera menargetkan rampung seluruhnya pada akhir 2021.

Sementara Seksi 5 Pematang Siantar - Seribudolok sepanjang 22,30 km dan Seksi 6 Seribudolok - Parapat sepanjang 16,70 km yang merupakan dukungan pemerintah, sekarang masih dalam tahap pengajuan green book.

Tol Kuala Tanjung -Tebing Tinggi - Parapat merupakan bagian dari pembangunan proyek strategis nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan lanjutan konektivitas dari Jalan Tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi (MKTT) yang sudah beroperasi pada 2019.

Sebagaimana diketahui, Tol MKTT sepanjang 61,72 km saat ini terhubung dengan Jalan Tol Belawan – Medan - Tanjung Morawa (Belmera), sehingga ke depan kehadiran Tol Kuala Tanjung -Tebing Tinggi - Parapat bukan hanya menjadi penghubung menuju kawasan pariwisata di sekitar Danau Toba, tapi juga memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat baik dari sektor industri, barang, dan jasa di wilayah Sumatera Utara.

Wisatawan yang berkunjung menuju DPSP Danau Toba dari Bandara Internasional Kualanamu juga diharapkan memiliki banyak pilihan jalur transportasi, termasuk aksesibilitas dari Kota Medan menuju destinasi wisata di Sumatera Utara akan lebih efisien dan efektif.

Pembangunan Jalan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi - Parapat akan dilengkapi dengan 6 titik simpang susun yakni di Inderapura, Tebing Tinggi, Serbelawan, Simpang Susun Raya, Seribudolok, dan Parapat.

Sumber: beritasatu.com