Simalungun, Hetanews.com - Penggeladahan yang dilakukan tim jaksa dari Kejatisu (Kejaksaan Tinggi Sumut) pada Kamis (1/7) terkait pengusutan dugaan korupsi pemasangan Sambungan Rumah kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (SR-MBR). Dengan dana hibah Rp 14.100.000.000.

Demikian dikatakan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Simalungun Ratno Habeahan Pasaribu SH kepada wartawan siang itu melalui pers relisnya. Tim penyidik Kejatisu mendatangi kantor PDAM Tirtalihou di Pematang Raya sekira pukul 09.00 wib.

"Penggeledahan terkait penanganan perkara dalam dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pemasangan sambung rumah (SR) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dari program hibah air minum sebanyak 4637 sambungan. Terdiri dari 2.637 SR tahun 2019 dan sebanyak 2000 SR tahun 2018. Juga dugaan adanya pemungutan liar dalam pemasangan sambung rumah (SR) kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yg dilakukan oleh PDAM Tirta Lihou Kabupaten Simalungun," jelas Pasaribu.

Tak hanya kantor PDAM Tiralihou saja yang digeledah, tetapi Rumah dinas direktur PDAM yg terletak di komplek pegawai PDAM Tirta Lihou, Jalan Jon Horailam Saragih, Kec. Raya, Kabupaten Simalungun juga turut digeledah.

Dijelaskan Ratno, jika penggeledahan tersebut untuk mencari dokumen dokumen yg dibutuhkan dalam penyidikan. Dalam perkara tersebut, tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara belum menetapkan tersangka.

"Dalam pengusutan kasus tersebut, belum ditetapkan siap tersangka," jelasnya.

Terkait kerugian negara, juga masih dilakukan perhitungan. Adapun total dana hibah yang dikelola untuk pemasangan SR-MBR mencapai Rp 14.100.000.000 (Empat Belas Miliar Seratus Juta Rupiah) yang terdiri dari Hibah senilai Rp 6.000.000 (Enam Miliar Rupiah) pada tahun 2018 dan hibah senilai Rp 8.100.000.000 (Delapan Miliar Seratus Juta Rupiah) pada tahun 2019. 

Tim juga menemukan berkas-berkas yang penting terkait penanganan perkara di Rumah Dinas Direktur PDAM Tirta Lihou sehingga nantinya penyidik akan mendalami sejauh mana peran Direktur Utama dalam Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada kegiatan pemasangan Sambungan Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (SR-MBR) Pada PDAM Tirta Lihou Kabupaten Simalungun, tutup Pasaribu.