JAKARTA, HETANEWS.com - Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan keluarga memiliki peran penting sebagai benteng utama bagi Indonesia untuk menekan pandemi COVID-19.

"Jika semua keluarga menaati protokol kesehatan, pakai masker di tempat-tempat yang tepat, seperti ruang publik dan keramaian, dan menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan, ini berpengaruh besar bagi upaya nasional mengendalikan COVID-19," kata Tito dilansir Antara, Selasa, 29 Juni.

Tito mengatakan vaksinasi juga menjadi program penting pemerintah untuk mengatasi COVID-19. Dengan mengikuti vaksinasi, diharapkan setiap masyarakat punya antibodi dalam sistem kekebalan tubuhnya.

"Sehingga saat terpapar (virus corona tipe baru) antibodinya bisa menetralisir virus di tubuhnya," ujar dia.

Tito juga menjelaskan manfaat vaksin COVID-19, selain pencegahan dengan menjalankan 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi aktivitas di luar rumah).

Menurut dia, upaya pemerintah untuk menekan penyebaran COVID-19 akan sulit berhasil kalau masyarakat tidak ikut ambil bagian.

Karena masyarakat ujung tombak pencegahan terjadinya penularan orang per orang. Oleh karena itu, Tito mengatakan keluarga mempunyai peran sentral untuk menangani COVID-19.

"Saya harap setiap keluarga dapat menyosialisasikan dan menerapkan 5M. Sekaligus mendorong program vaksinasi," katanya.

Sehingga dari langkah itu, menurut Tito, pandemi yang berdampak banyak negatifnya dapat ditekan melalui kebersamaan antara pemerintah dan seluruh masyarakat, termasuk keluarga.

Mendagri Tito menjadi salah satu pembicara pada peringatan Hari Keluarga Nasional ke-28 yang digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). BKKBN juga meluncurkan program vaksinasi untuk ibu menyusui dan anak usia 12 sampai dengan 17 tahun.

Kegiatan vaksinasi serempak dilakukan di Kota Bogor, Kabupaten Sumedang, Kota Makassar dan Kota Pangkal Pingang, yang bertujuan mempercepat memberikan perlindungan bagi ibu menyusui dan anak-anak dari COVID-19.

Sumber: voi.id