Siantar, hetanews.com – Kapolda Sumut Irjen Panca Simanjuntak mengatakan bahwa tim yang telah dibentuknya telah bekerja secara maksimal untuk mengungkap kasus pembunuhan terhadap wartawan Siantar, Marsal Harahap, hal tersebut diungkapkannya ketika melakukan konfrensi pers di Mako Polres Siantar, Kamis (24/6).

Pihak kepolisian juga mampu menemukan senjata yang mengilangkan nyawa Marsal Harahap. Setelah melakukan penyidikan, ternyata senjata yang tersebut disimpan oleh YFP. Setelah senpi tersebut ditemukan, maka pihak kepolisian terus melanjutkan analisa terhadap peluru, dan ditemukan kesesuaian.

Menurut Kapolda, YFP dalam melakukan aksi ditemani oleh A (oknum), yang bertugas melakukan eksekusi penembakan terhadap Marsal. Dimana senjata yang digunakan jenis M1911 USA adalah milik pabrikan, ada regsiter nomor senjata namun tidak terdaftar dalam kesatuan.

Karena tidak terdaftar dalam kesatuan, maka Kapolda Sumut dan Pangdam 1 BB akan melakukan penyelusuran dari mana masuknya senjata tersebut sehingga digunakan untuk pembunuhan terhadap Marsal.

Kapolda menegaskan bahwa siapa saja yang terlibat dalam kasus pembunuhan ini akan ditindak dengan tegas. Kapolda dan Pangdam mengajak kepada semua awak media dan juga warga Sumut untuk menjadikan narkoba sebagai musuh bersama.