SIANTAR, hetanews.com - Kapolda Sumut menggelar Konferensi Pers di Kantor Polres Siantar, Kamis (24/6/2021), terkait kasus pembunuhan terhadap Mara Salem Harahap (42) yang ditembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada Jum'at (18/6/2021) lalu.

Dari korban dan tersangka, polisi menyita beberapa barang bukti seperti, cctv, mobil korban Datsungo BK 1921 WR, sepeda motor pelaku BK 5976 WAJ, sebuah parang yang ditemukan di dalam mobil korban, kwitansi dari Ferari Bar N Resto, sebuah airsoftgun hitam, senjata api buatan pabrikan, 6 butir peluru, dan sebuah mantel.

"Dari barang bukti cctv dan lain-lain kita berhasil bersama tim menangkap 2 org tersangka, YFP (31)  wiraswasta, yang merupakan humas di Ferari Bar n Resto, S (57) wiraswasta dan pemilik Ferari Bar n Resto," ungkap Kapoldasu.

Sepeda motor pelaku dan mobil korban.​​

Terdapat 57 saksi yang diamankan pihak kepolisian yang terdiri dari berbagai tempat, warung tuak, hotel dan sebagainya.

"Motif yang disimpulkan, timbulnya rasa sakit hati pelaku yang merupakan pemilik Ferari Bar n Resto terhadap korban yg selalu memberitakan maraknya narkoba di tempat pelaku sekaligus meminta jatah 12jt perbulan, perhari 2 butir," tambahnya lagi.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam Pasal 338 KUHP, dengan hukuman paling lama 15 tahun penjara.