Simalungun, hetanews.com - Jaksa Firmansyah SH dari Kejaksaan Negeri Simalungun menuntut pidana penjara selama 4 tahun terhadap terdakwa Faisal Efendi (23). Warga Huta Parbalogan Simalungun ini dipersalahkan jaksa melanggar pasal 127 (1) huruf a UU RI No.35/2009 tentang penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri.

Ancaman hukuman jaksa dibacakan dalam persidangan online Pengadilan Negeri Simalungun, Kamis (24/6). Barang bukti sabu seberat 0,08 gram, kaca pirex dan pipet dinyatakan dimusnahkan.

Menurut jaksa, terdakwa ditangkap bersama Rocky Pranata (anak) pada Rabu,13 Januari 2021 di arel kebun Marihat Tanah Jawa. Saat ditangkap, Polsek Tanah Jawa menyita sepeda motor Honda CBR BK 4415 WAG yang digunakan sebagai alat transportasi untuk membeli sabu.

Sepaket sabu yang disita, diakui terdakwa baru saja dibeli Ricky dari seseorang yang dikenal tapi tidak tahu namanya seharga Rp 100 ribu, di jalan Teratai Kota Pematangsiantar. Usai membeli sabu, terdakwa bersama Rocky menuju kebun Marihat untuk mengambil alat hisap dari balik pelepah sawit.

Saat berada di kebun Marihat, ditangkap Polsek Tanah Jawa yang sudah mendapatkan informasi. 

Terdakwa dalam persidangan didampingi pengacara prodeo dari LBH PK Fransiskus Silalahi secara lisan memohon kepada hakim agar hukumanya diringankan. Dengan alasan menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Untuk pembacaan putusan, persidangan dipimpin hakim Roziyanti SH ditunda hingga 7 Juli 2021 mendatang. Persidangan dibantu panitera Jonni Sidabutar SH. (Ay)