MEDAN, HETANEWS.com - Video berisikan seorang driver ojek online di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), ditikam hingga sepeda motor dirampas begal viral di media sosial Instagram. Korban mengalami luka tusukan senajata tajam di bagian punggung.

Pantauan Liputan6.com di akun Instagram @medanheadlines.news, per hari Rabu (23/6/2021), video berdurasi 38 detik itu telah tayang hingga 24.905 kali, bahkan telah mendapat dua ratusan komentar.

"Begal Beraksi, Tikam Dan Rampas Motor Ojol. Driver ojek online dibegal, setelah mengantar pesanan makanan di Jalan Bersama, Gang Dame, Bandar Selamat/Letda Sujono Medan. Ia pun mengalami dua tusukan di tubuh dan motor NMAX dibawa kabur. Pelaku belum diketahui orang mana, sedangkan korban asal warga Jalan Pancing," bunyi caption dalam video.

Berdasarkan rekaman CCTV yang diunggah akun tersebut, tampak korban awalnya melintas di jalan sepi, lalu masuk ke dalam gang pada malam hari. Tidak lama berselang, pelaku berjumlah 2 orang orang mengendarai sepeda motor datang dari arah yang sama.

Tampak juga pelaku mematikan sepeda motornya, seorang diantaranya turun dari sepeda motornya. Ketika korban hendak keluar dari gang, pelaku menghidupkan sepeda motor lalu berlari ke arah korban.

Pelaku Bawa Kabur Sepeda Motor Korban

Saksi mata menemukan seorang pria kesakitan di depan gang. Kondisinya lemas dan punggungnya berdarah. Pria itu mengaku dibegal setelah mengantarkan makanan kepada pemesan makanan

Dalam sekejap, pelaku membawa kabur sepeda motor korban dengan kencang, diikuti dengan temannya yang mengendarai sepeda motornya.

Seorang saksi mata, Adi, pada Selasa, 22 Juni 2021, mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu, 20 Juni 2021, sekitar pukul 02.00 WIB. Adi mendengar ada suara seseorang menjerit, dan dia langsung keluar ke asal suara.

Dikatakan Adi, dia menemukan seorang pria kesakitan di depan gang. Kondisinya lemas dan punggungnya berdarah. Pria itu mengaku dibegal setelah mengantarkan makanan kepada pemesan makanan.

"Saya sempat tanya, kenapa? Kena begal, bang. Mana keretanya, dibawa sama (begal) bang. Saya kena tikam, bang," katanya.

Adi melihat punggung korban terdapat 1 luka tusukan yang cukup besar dan mengeluarkan banyak darah. Beberapa saat kemudian, warga dan teman-teman korban mulai berdatangan lalu membawanya ke rumah sakit.

"Sempat juga dibawa ke Polsek (Percut Sei Tuan) untuk melapor," ucap Adi.

Setelah korban dibawa ke rumah sakit, sejumlah polisi datang ke lokasi dan melakukan pemeriksaan. Setelah melihat CCTV di masjid, pelaku diketahui 2 orang mengendarai 1 sepeda motor.

Peristiwa Dibenarkan Kapolsek

Berdasarkan rekaman CCTV yang diunggah akun tersebut, tampak korban awalnya melintas di jalan sepi, lalu masuk ke dalam gang pada malam hari. Tidak lama berselang, pelaku berjumlah 2 orang orang mengendarai sepeda motor datang dari arah yang sama

Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Janpiter Napitupulu, membenarkan peristiwa tersebut. Bersama personelnya, Kapolsek sudah turun ke lokasi dan meminta keterangan warga yang membawa korban ke rumah sakit.

"Korban juga sudah membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan. Itu kejadiannya jam 02.30 WIB, aturannya lebih was-was ke tempat seperti itu," tandasnya.

Sumber: liputan6.com