Siantar, Hetanews.com - Kasus tewasnya Mara Salem Harahap (42), sudah mulai menemukan titik terang. Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut dan Polres Simalungun setidaknya telah memeriksa 34 orang saksi terkait dengan penembakan terhadap wartawan Marsal yang dilakukan orang tak dikenal (OTK).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan dari hasil penyelidikan dan olah TKP, tim dilapangan telah mendapatkan kronologis kejadian. Kemudian sambung dia, tim juga telah memeriksa sejumlah saksi.

“Dari kronologis singkat yang didapat tim melakukan pendalaman dan telah memeriksa saksi sebanyak 34 orang,” katanya, Senin (21/6/2021), seperti dikutip dari pers relis Poldasu.

“Untuk mengungkap kasus ini telah dibentuk tim gabungan dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum. Juga bersama-sama koordinasi dengan TNI, Polda Sumut akan mengusut tuntas, kami mohon dukungan dan Doanya agar segera terungkap,” jelas Hadi.

Saat ditanya apakah tim sudah ada mengamankan terduga pelakunya, Hadi mengaku belum mendapatkan kabar. “Masih itu saja data yang diterima (para saksi yang diperiksa),” ucapnya.

Selain telah memeriksa saksi-saksi, Hadi mengungkapkan Tim juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit Mobil Datsun Go BK 1921 WR, satu pasang sepatu coklat milik korban, celana jeans yang berlubang milik korban dan beberapa barang bukti lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jika Marsal (42) Warga Huta VII Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun ditemukan bersimbah darah di dalam mobilnya. Korban tewas ditembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK) sekitar 300 meter dari kediamannya pada Sabtu (19/6/2021) dini hari. 

Korban akhirnya meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Vita Insani, sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis. Korban disemayamkan di lokasi pemakaman dekat rumah orangtuanya di Kecamatan Siantar Martoba pasca diautopsi di RS Bhayangkara Medan.