Siantar, Hetanews.com  - DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Siantar- Simalungun meminta aparat penegak hukum segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap korban Marsal (43) seorang jurnalis dan juga Pemred Media Online di Siantar. "Usut Tuntas, Jalankan Hukum atas Tindak Pidana Pembunuhan terhadap Sdr. MARSHAL HARAHAP als Marsal," kata Binaris Situmorang kepada wartawan Minggu (20/6) saat memberikan tanggapannya.

Menurut Binaris sebagai Plt.Ketua DPC Peradi, peristiwa pembunuhan terhadap Sdr. MARSHAL HARAHAP (begitu namanya sering disebut), sebagai seorang insan pers, jurnalis Sumut, Siantar-Simalungun, khususnya, adalah tindakan yang keji dan tidak berperikemanusiaan. Untuk itu, tindakan tersebut sangat disesalkan dan dikutuk secara keras.

"Kami keluarga besar PERADI SIANTAR SIMALUNGUN, menyampaikan salam duka yang mendalam untuk keluarga almarhum, dan seluruh keluarga insan pers di Siantar-Simalungun. Kami sangat menyesalkan peristiwa ini, maupun peristiwa sejenisnya, yang melakukan tindakan" keji dan tidak berperikemanusiaan," ungkapnya.

Peristiwa tersebut, dapat dinilai sebagai suatu ancaman atau preseden buruk terhadap kebebasan pers, terutama karena kita tau bahwa Sdr. Marshal Harahap cukup dikenal sebagai insan pers yang aktif dan kritis.

Pers sebagai salah satu bagian dari pilar demokrasi, dijamin hak-haknya oleh undang-undang, sebagaimana diatur dalam UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berdasarkan alasan tersebut, Kami meminta kepada Jajaran Kepolisian Republik Indonesia, Daerah Sumatera Utara, untuk mengusut tuntas peristiwa pembunuhan tersebut dengan tuntas, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kita semua, harus menolak tindakan" premanisme, biadap atas jiwa dan nafas setiap orang, warga negara.