SIMALUNGUN, Hetanews.com - Dua pemuda asal Hutabayu Raja Suratman (19) dan Eko Kristiawan (23) masing masing divonis 3 tahun penjara. Karena terbukti menghisap sabu dan dipersalahkan melanggar pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35/2009 tentang penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri.

Putusan yang dibacakan ketua majelis hakim Mince Ginting SH dalam persidangan Rabu (16/6) konform (sama) dengan tuntutan jaksa Firmansyah SH. Penduduk Huta II Jawa Baru Nagori Jawa Baru Hutabayu Raja Simalungun, ditangkap warga Nuriaman Sitorus pada Selasa 16 Desember 2020 pukul 02.00 Wib di dalam sebuah cakruk dekat warung Wifi di kampung terdakwa.

Saat itu para terdakwa dipergoki menghisap sabu secara bergantian. Sebuah bong terbuat dari botol air mineral, sebuah mancis dan sebuah kaca pirex berikut sisa bakaran sabu dijadikan barang bukti dalam perkara para terdakwa. Menurut para terdakwa, sabu dibeli secara patungan seharga Rp 200 ribu di pinggir jalan Kampung Baru Kabupaten Asahan pada Selasa 15 Desember 2020.

Saksi Nuriaman Sitorus melaporkan para terdakwa ke Polsek Tanah Jawa dan polisi menjemput para terdakwa untuk diproses secara hukum yang berlaku.

Hal yang memberatkan para terdakwa menurut hakim, karena tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal meringankan karena belum pernah dipidana.

Atas putusan hakim, terdakwa didampingi pengacara dari LBH PK diberi kesempatan selama 7 hari untuk berpikir pikir, menerima ataupun banding.