JAKARTA, HETANEWS.com - Sepak terjang Rosario de Marshall atau yang lebih akrab disapa Hercules kerap mencuri perhatian. Sosoknya yang selama ini dikenal sebagai preman dan gangster Tanah Abang, kini telah berubah.

Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) itu mengaku bertobat dan memilih jalan hidup yang lebih baik.Video pengakuannya pun belum lama ini menarik perhatian publik. Sekian tahun Hercules memberi makan ratusan dhuafa dan menjaga puasa.

Simak selengkapnya berikut ini.

  • Kekuasaan Dunia Hitam di Jakarta

Dalam sebuah acara, Hercules ditemani seorang ustaz dan sejumlah anggota Ormas GRIB menceritakan masa lalunya saat masih jadi preman. Dia mengaku mengatur dunia bawah tanah kejahatan Ibu Kota.

"Hampir dunia hitam se-Jakarta dikuasai. Zaman itu masih 500 perak berharga," kata Hercules seperti dikutip dari kanal YouTube Grib Satgasus Channel.

Di balik sosok gaharnya, ia percaya bahwa hidup dan mati ialah urusan Tuhan.

"Saya yakin urusan mati itu urusan Tuhan. Sekaligus saya dibacok, ditusuk, ditembak. Kalau belum waktunya garis tangan ya saya tidak akan mati," terangnya.

  • Beri Makan Ratusan Duafa

Meski begitu, tak sedikit orang yang masih memandangnya sebelah mata. Hercules seakan tak merasa harus berkecil hati bila diolok. Sebagai ketua umum Ormas GRIB, dia terkadang masih dianggap preman dan penjahat.

"Ini yang saya sampaikan, boleh orang bilang ketua umumnya itu preman, penjahat. Tapi orang itu hanya melihat dari kacamata yang jauh. Bukan kaca mata yang jelas siapa itu Hercules," ungkapnya.

Kanal YouTube Grib Satgasus Channel ©2021 Merdeka.com

Di lain sisi, Hercules mengungkapkan kebiasaannya yang masih dijaga sekian tahun. Ia rutin memberi ratusan duafa setiap hari Jumat.

"Hampir setiap Jumat kasih makan, masyarakat duafa itu 150-250, setiap Jumat berapa tahun ini. Kami bicara fakta, tidak mengada-ada," imbuhnya.

  • Yakin akan Adanya Tanggung Jawab di Akhirat

Kanal YouTube Grib Satgasus Channel ©2021 Merdeka.com

Hercules menambahkan bahwa dirinya menjamin segala ucapannya tadi benar adanya. Ia meyakini, bahwa Tuhan akan meminta pertanggungjawaban atas perilaku dan tutur kata selama di dunia.

"Karena kita bicara ini Allah mendengar, mencatat. Jadi kita tidak boleh bicara mengada-ada. Karena kita akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat sana, kapan kita dipanggil," papar Hercules.

  • Menjaga Puasa dan Berbagi

Kanal YouTube Grib Satgasus Channel ©2021 Merdeka.com

Selain itu, bukan hanya memberi makan para duafa. Hercules pun mengaku masih berusaha menjaga puasa dan memberi makan orang lain, tiada hentinya.

"Jadi memang kita hidup ini cuma sementara. Saya puasa, Jumatan (salat Jumat) dan kasih makan orang tidak berhenti-berhenti," pungkasnya.

sumber: merdeka.com