Simalungun, Hetanews.com - Muhammad Taufik alias Daduk (21) warga Jalan Mawar Huta II Nagori Purba Sari Kecamatan Tapian Dolok, terbukti memiliki 0,28 gram sabu. Terdakwa dituntut 5 tahun 6 bulan denda Rp 800 juta subsider 6 bulan penjara di sidang online Pengadilan Negeri Simalungun, Selasa (15/6).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ade Jaya Ismanto SH, mempersalahkan terdakwa dengan pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. Terdakwa ditangkap pada Senin 9 Nopember 2020 pukul 15.00 Wib di Lorong VII Beringin Kelurahan Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok Simalungun oleh anggota Satnarkoba Polres Simalungun Paiduk Lumbanraja dkk.

Setelah mendapat informasi dari masyarakat jika di Gang Rido Nagori Purbasari Tapian Dolok sering terjadi penyalahgunaan narkotika. Bersama Mesran anggota masyarakat setempat para polisi melakukan penggrebekan di rumah terdakwa.

Dari dalam kamar rumah terdakwa polisi menemukan terdakwa dan satu paket sabu berikut 5 plastik klip kosong yang diakui terdakwa adalah miliknya. Sabu tersebut menurut terdakwa dibeli seharga Rp 100 ribu dari orang yang tidak dikenalnya.

Atas tuntutan jaksa, terdakwa didampingi pengacara Frans Silalahi memohon kepada hakim agar hukumanya diringankan. Karena mengakui terusterang perbuatannya dan menyesalinya. 

Persidangan diketuai Roziyanti SH ditunda hingga Senin (21/6) untuk pembacaan vonis.