SIMALUNGUN, HETANEWS.com -  Akronomim nama Bupati Simalungun RHS [Radiapoh Hasiholan Sinaga] yang kemudian diklaim menjadi visi misi Bupati ‘Rakyat Harus Sejahtera’ disorot Fraksi Gerindra Simalungun. 

Menurut pandangan Fraksi Gerindra, slogan kampanye pada Pilkada Simalungun 2020 itu berubah seiring RHS duduk di kursi nomor satu Pemkab Simalungun.

Hal demikian diamati oleh Fraksi Gerindra DPRD Simalungun, hingga mempertanyakan alasan perubahannya visi misi menjadi ‘Rakyat Hidup Sejahtera’. 

Tampak jelas, ada diksi yang berubah dari ‘Harus’ menjadi ‘Hidup’ yang dinilai mengubah makna dan tidak konsisten.

"Kita ketahui bersama bahwa slogan yang dibawakan oleh Bapak Bupati Simalungun (RHS) adalah Rakyat Harus Sejahtera. Namun dalam hal ini kami dapati bahwa Bupati Simalungun (RHS) telah mengganti misi misinya dengan Rakyat Hidup Sejahtera. Untuk itu kami mohon penjelasan," tegas Ketua Fraksi Gerindra, Bona Uli Rajagukguk saat sidang Paripurna, Senin (14/6/2021).

Selain, mempertanyakan hal demikian, Fraksi Gerindra menuding kebijakan Radiapoh mengangkat Staf Khusus Bupati menyalahi aturan lantaran tidak berdasarkan payung hukum yang jelas.

Paripurna digelar di Gedung  Paripurna DPRD Simalungun,  dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Simalungun, Samrin Girsang bersama  Wakil Ketua, Elias Barus dan Sastra Joyo Sirait.

Turut hadir, Sekdakab Simalungun, Mixnon Andreas  Simamora beserta para Kepala dinas dan para kabid  OPD Pemkab Simalungun.

Penulis: Kontributor Simalungun, Dani Rachdian

Baca: Fraksi Gerindra Kritik Kebijakan Radiapoh Angkat Stafsus