SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Seorang pria inisial AS (33) ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya di Huta Bayu Raja, Minggu 13 Juni 2021 pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Sebelum meninggal, AS sempat menuliskan sepucuk surat. 

Warga Marihat Matang itu diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan sprei diikatkan di salah satu tiang di ruangan dapur. 

Informasi dihimpun dari petugas polisi setempat pada Senin (14/6), pihak keluarga meminta agar jenazah AS tidak dilakukan otopsi. 

Polisi dan petugas Puskesmas yang datang ke tempat kejadian menyimpulkan tidak ada tanda tanda kekerasan lain di tubuh AS setelah dilakukan pemeriksaan. 

Oleh polisi, pihak keluarga diminta untuk membuat surat pernyataan terkait kematian AS. Jenazah AS pun langsung disemayamkan di rumah duka.

Selain jasadnya yang sudah tidak bernyawa dalam kondisi tergantung, ditemukan sepucuk surat yang diduga pesan terakhir AS.

‘Sai sehat ma hamu na hu tinggalhon, Alfian mauliate atas dukungan mu saleleng on. Febi harus kuliah ya dek …” dikutip dari surat tersebut.

Adapun bunyi pesan tersebut adalah harapan tetap sehat kepada kerabat atau keluarga yang ditinggalkan. Kemudian ucapan terimakasih atas dukungan yang telah diberikan dan terakhir pesan agar melanjutkan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi.

Polisi hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi soal penyebab kematian AS, yang nekat mengakhiri hidupnya dan meninggalkan pesan sepucuk surat.

Baca: Kegiatan Gotong Royong Sita Waktu Buruh Tani

Penulis: Kontributor Simalungun, Dani Rachdian