SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Warga yang mayoritas bekerja sebagai Buruh tani di Lingkungan 7 Dusun Aman Raya diperintah Lurah setempat gotong royong membersihkan jalan alternatif di Pasar Gostong, Senin (14/6/2021). 

Warga yang bergantung hidup dari pekerjaan sebagai buruh tani terpaksa merelakan waktunya untuk mengais rezeki. Namun ada warga yang tak ikut lantaran lebih mementingkan kebutuhan perut . 

“Hari ini sejumlah warga  absen untuk Marombo [Bekerja di ladang]  sebab harus melaksanakan Marharoan Bolon program Bupati Simalungun RHS melalui undangan dari Kelurahan Pamatang Raya,” ujar seorang warga ditemui di lokasi, Senin pagi. 

Baca: Sukoco: Lebih Besar Bayar Pungutan Dari Pada Bayar Gaji Karyawan, RHS Bilang Begini

Menurutnya, umumnya kegiatan Gotong Royong dilaksanakan pada hari Jumat. Gotong royong tersebut menindaklanjuti surat dari pihak kelurahan setempat, yang mengajak warga bergotong royong pada hari Senin. 

“Kalau hari Minggu gak bisa sebab mayoritas kami ke gereja  jadi tidak mengganggu waktunya mencari rezeki [Morombo],” ucapnya.

Pantau di lokasi, warga datang berbekal peralatan sapu, cangkul, parang serta sekop bersama sama membersihkan sepanjang jalan alternatif

Seorang warga lain berujar, pemerintah sebaiknya mengimbau warga agar menjaga kebersihan di lingkungan masing masing. Kegiatan bergotong royong semacam ini menyita waktu warga yang bekerja sebagai buruh tani.

“Perintahkan saja warga melalui surat edaran dari pemerintah agar menjaga kebersihan depan rumah nya masing masing mulai dari parit dan sampah di halaman rumah,” ketus pria yang memegang parang ini.

Baca: Warga Perbaiki Jalan Penghubung Dua Desa

Penulis: Kontributor Simalungun, Dani Rachdian