SIANTAR, HETANEWS.com – Martua Sitorus atau yang kerap disapa A Hok lahir di Kota Pematangsiantar, 6 Februari 1960 silam. Pria berdarah Tionghoa ini tercatat di Forbes sebagai orang terkaya ke-7 di Indonesia, dengan kekayaan senilai US$ 1,8 miliar atau setara Rp 28,8 triliun.

Berasal dari keluarga sederhana, A Hok kecil sudah bertekad kuat membantu perekonomian keluarga agar bisa membiayai pendidikannya hingga perguruan tinggi. A Hok bahkan pernah berjualan udang dan menjadi loper koran di kota kelahirannya.

Setelah lulus dari SMA Budi Mulia Pematangsiantar, ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Universitas HKBP Nomensen Medan hingga tamat. Tak langsung kaya raya, ia sempat berjualan kecil-kecilan di Kota Medan, hingga akhirnya bertemu dengan pengusaha asal Malaysia bernama Kuok Khoon Hong (William).

Mereka berdua mendirikan perusahaan Wilmar Internasional Limited. Ditahun 1991, ia memiliki 7.100 hektar perkebunan kelapa sawit, dan juga membangun kilang minyak kelapa sawitnya sendiri di Sumatera Utara.

Bisnis Wilmar Internasional kian berkembang pesat, Wilmar memiliki lebih dari 50 perusahaan lain dengan 300 pabrik manufaktur di seluruh dunia pada tahun 2003. Martua juga memiliki gedung pencakar langit London Aviva Tower dan sebuah rumah sakit di Medan, Murni Teguh Memorial Hospital, yang diambil dari nama ibunya, Murni Teguh yang diluncurkan pada 12 Desember 2012.

Nama Martua SItorus memang tak terlalu dikenal di kalangan masyarakat Indonesia. Tanpa eksploitasi media, Martua Sitorus berhasil masuk jajaran orang terkaya di Indonesia. Bisnisnya berbasis di Singapura meliputi 48 perusahaan berbeda. Perusahaan itu salah satunya PT. Multimas Nabati Asahan yang memproduksi minyak goreng merek Sania.

Setelah berhasil mengembangkan Wilmar Internasional, Martua bersama kakak laki-lakinya, Ganda Thio, mendirikan Gama Corporation (2011). Gama Corporation bergerak di bidang bisnis properti, pabrik semen, dan bisnis lainnya melalui anak perusahaan Gama Land dan Semen Merah Putih. 

Gama Corp memiliki Menara Gama 69 lantai yang terletak di Rasuna Said, Jakarta, Indonesia. Gama Tower dikenal sebagai gedung tertinggi di Indonesia.