HETANEWS.com - Seorang pria bernama Iwan (27) di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), tega menganiaya ayahnya Khairil Anwar (57) hingga tewas, Kamis (10/6). Setelah itu, dia mengatur skenario seolah-olah ayahnya tewas karena dirampok.

Kasubag Humas Polres Asahan Iptu Mareden Pakpahan mengatakan pembunuhan terjadi di Dusun II, Desa Pasar Lembu, Kecamatan Air Joman. Awalnya penemuan mayat korban disampaikan Iwan kepada warga. Lalu warga melapor ke polisi dan selanjutnya menyelidiki kasus ini.

Saat itu jasad Iwan ditemukan dengan kaki dan mulut dilakban. Dari penyelidikan, polisi lalu menetapkan sebagai Iwan tersangka.

“Dan dari hasil keterangan saksi-saksi, olah TKP, dan disinkronkan dengan hasil autopsi, diduga pelakunya adalah Isl Alias Iwan (27), alamat yang sama (dia) anak kandung korban,” ujar Maredan.

Kata Maredan, saat menghabisi nyawa ayahnya diduga Iwan sempat membekapnya, lalu memukuli korban dengan benda tumpul. Namun Maredan tidak merinci benda tersebut.

“Hasil autopsi penyebab kematian ada bekas pukulan benda tumpul, resapan darah di bagian kepala belakang yang diakibatkan adanya benturan benda tumpul,” urai Maredan.

Selanjutnya usai melakukan aksi bejatnya, dia merancang skenario agar seolah-olah ayahnya tewas karena dirampok.

“Setelah itu pelaku mengacak-acak isi lemari korban dengan tujuan adanya perampokan,” ujar Maredan.

Tersangka saat diinterogasi mengakui perbuatannya. Dia nekat membunuh ayahnya lantaran sakit hati, tidak dibantu perekonomiannya.

“Motif pelaku untuk menghabisi nyawa korban karena sakit hati dikatakan ‘anak tidak berguna’. Lalu pelaku (juga) merasa kecewa karena tidak pernah dibantu dalam hal ekonomi oleh korban (lantaran korban), pelit,” ujar Maredan.

Sumber: kumparan.com