SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga mengingatkan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta seluruh stafnya, agar tidak melakukan pengutipan dalam bentuk apapun terhadap pencairan gaji ke-13 PNS di Simalungun.

 “Sekali lagi, bahwa gaji ke-13 itu merupakan hak setiap ASN, dan jangan ada terdengar pungutan apapun,” kata Radiapoh, Kamis (6/10/2021).

“Gaji ke-13 itu kan memang hak mereka, para ASN. Jadi, kita lakukan percepatan penyampaiannya sesuai mekanisme yang sudah ditetapkan,"katanya menambahkan.

Ia berharap para PNS yang menerima gaji ke-13,agar mempergunakan dan memanfaatkan gaji tersebut untuk kebutuhan pokok yang benar-benar diperlukan.

Baca: Isu Miring Menimpa Radiapoh, Angkat 3 Staf Khusus Gaji Rp 20 Juta

“Kenapa kita cairkan di bulan Juni, sesuai dengan peraturan yang berlaku, karena pada bulan ini, para ASN akan direpotkan mempersiapkan biaya pendidikan anak-anaknya. Kita berharap gaji ke-13 tersebut dapat membantu meringankan biaya keperluan anak-anak mereka, apalagi dalam situasi vandemi Covid-19 saat ini,"kata Bupati. 

Sementara,  Plt Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Frans N. Saragih mengatakan saat dimulai pencairan gaji ke-13 ASN di lingkungan Pemkab Simalungun.

“Ya, sudah mulai pencairan gaji ke-13, hari ini, dan diperhitungkan dua hingga tiga hari kedepan sudah selesai. Gaji ke-13 ditransfer ke rekening masing-masing ASN,” kata Frans Saragih.

Frans menjelaskan bahwa, lazimnya gaji ke-13 dicairkan pada bulan Juni, karena gaji tersebut akan dipergunakan salah satunya untuk biaya pendidikan anak sekolah.

 “Itu salah satu tujuan pencairan gaji ke-13 dilaksanakan pada bulan Juni,” tutup Frans.

Baca: 'Ini Uang Saya Pribadi, Kalian Beli Sapu dan Kain Pel'