HETANEWS.com - Ikatan Mahasiswa Hukum Administrasi Negara (Imahara) Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar kuliah umum online pada Kamis (3/6). Kuliah itu bertema 'Alih Status Pegawai KPK Dilihat dari Perspektif Hukum Administrasi Negara'.

Pesertanya ada puluhan orang yang terdiri dari mahasiswa USU, Universitas Andalas serta masyarakat umum. Namun saat kegiatan berlangsung, tiba-tiba aplikasi virtual online mereka diretas. Peretasnya lalu menyusupkan video porno di dalamnya. Mereka kuliah online menggunakan Zoom.

Salah satu narasumber yang juga Guru Besar Ilmu Hukum USU, Profesor Ningrum Sirait mengatakan video porno muncul saat para narasumber closing statement. Karena munculnya di akhir kuliah online, Ningrum meminta audience menghiraukan video itu.

"Pas ketika saya memberikan closing statement. Jalan terus dan tidak kami hiraukan," ujar Ningrum kepada wartawan, Jumat (4/6)

Atas tindakan itu Ningrum sangat menyesalkannya. Dia sama sekali, tidak menduga peretasan ini bisa terjadi. Menurutnya pelaku tidak senang dengan kegiatan yang mereka lakukan.

" Yang pasti ya, yang tidak senang dengan acara itu saja. Kegiatan akademik (kuliah umum) kan normal saja," ujar Ningrum.

Terkait peretasan ini, pihaknya mempertimbangkan untuk melapor ke polisi.

"Kami pertimbangkan melaporkan. (Kan) Ada Cyber Police kan," ujar Ningrum.

Sumber: kumparan.com