SIANTAR, HETANEWS.com – Pemerintah pusat telah memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala micro yang di terapkan mulai dari 1 Juni -14 Juni 2021 untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Sayangnya, PPKM yang berlaku secara nasional ini tidak berlaku di kota Siantar, hal itu terlihat dari banyaknya panti pijat masih tetap buka meski sudah ada larangan secara nasional.

Warga Siantar Ibnu yang diwawancari hetanews menyesalkan bukanya panti pijat tersebut, sebab di tempat itulah orang biasanya terpapar covid-19 karena bersentuhan langsung.

Galmour Spa di kompleks megaland tetap buka di tengah pandemi Kamis (3/6/2021)

“Di panti pijat itu kontak langsung dengan pelanggan, dan bisa saja orang yang di kusut ataupun di spa itu terpapar covid-19 dan karena bersentuhan langsung dengan pegawai bisa jadi pegawai itu terpapar covid019,” Kata Ibnu Kamis (3/6/2021).

Masih kata Ibnu, kalau sudah melanggar seperti itu, Satgas Covid-19 segera melakukan penutupan dan penyegelan supaya tidak menjadi klaster baru lagi.

“Lebih baik mencegah dari pada mengobati kan?,” kata Ibnu sembari mengatakan kalau kota Siantar ini merupakan zona merah.