SIANTAR, HETANEWS.com - M Wasito (22) warga jalan Sedang Gang Waru Kelurahan Banjar Siantar membantah semua keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat di penyidikan Polres Siantar. Sehingga jaksa meminta persidangan ditunda untuk menghadirkan saksi penyidik.

"Karena terdakwa membantah semua BAP nya maka saya akan menghadirkan penyidik polisi," kata jaksa Heri Santoso SH dalam persidangan online, Rabu (2/6) di Pengadilan Negeri Pematangsiantar.

Persidangan dipimpin hakim Irwansyah P Sitorus SH mengabulkan permohonan jaksa dan menunda persidangan hingga Senin (7/6) mendatang.

Selain membantah BAP, terdakwa Wasito juga menyebutkan jika barang bukti uang yang disita darinya bukan sebesar Rp 20 juta seperti dalam dakwaan jaksa. Melainkan sebesar Rp 57 juta.

"Bukan 20 juta pak hakim, tapi 57 juta," kata terdakwa menjawab pertanyaan hakim dalam persidangan siang itu.

Sebelumnya, Suwito telah didakwa memiliki sepaket sabu dan ditangkap petugas pada Jumat, 17 Juli 2020 di jalan Sedang Gang Suzuki Siantar. Selain sabu, polisi menyita Honda Vario BK 3902 TBG yang didalam bagasinya ada uang Rp 20 juta dibungkus plastik hitam, handphone Nokia dan handphone merk Vivo.

Menurut dakwan jaksa, uang tersebut adalah milik Eduardo als Edo (DPo) yang akan ditransfer terdakwa kepada penjual Sabu. Dati upah mentransfer uang, terdakwa mendapatkan sepaket sabu gratis dan uang Rp 2 juta.

Terdakwa dijerat jaksa melanggar pasal 114 (1) atau pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. Dalam persidangan terdakwa didampingi pengacara Erwin Sidagambir SH dari Posbakum PN Siantar.