SIANTAR, HETANEWS.com - Kejaksaan Negeri [Kejari] Kota Siantar memusnahkan barang bukti 7,5 Kg sisik Tringgiling dari BKSDA Sumut, yang telah berkekuatan hukum tetap (incracht) di halaman belakang gedung Kejari, Selasa (6/6/2021).

Kepala Seksi BB [Barang Bukti]  Kejari Siantar, Fatah Chotib Uddin, menjelaskan pemusnahan barang bukti yang sudah incracht sejak Desember 2020 hingga Mei 2021 sebanyak 126 perkara.

Adapun rinciannya 125 perkara Narkotika dan 1 perkara Kamtibbum. BB yang dimusnahkan antara lain narkotika jenis ganja sebanyak 932, 75 gram dari 27 perkara. Narkotika jenis Sabu sebanyak 295,41 gram dari 96 perkara dan Extacy sebanyak 24,43 gram dari 7 perkara.

BB ekstasi dan sabu dimusnahkan dengan cara diblender, BB ganja dimusnahkan dengan cara dibakar dan BB ratusan unit handphone juga mesin judi jeckpot dihancurkan.

M Ali Iqbal Nasution mewakili BKSDA Sumut mengatakan, sisik Tringgiling merupakan salah satu bahan untuk membuat bahan psikotropika. Kata dia, jika dipasarkan sisik Tringgiling sebanyak 7,5 kg bernilai Rp 600 Juta di pasar gelap.

Kasus sisik tringgiling sebelumnya disidangkan di Pengadilan Negeri [PN] Siantar dengan terdakwa RS alias Rentus warga Kabupaten Simalungun. Terpidana terbukti sebagai pengepul dan dipidana 6 bulan kurungan denda Rp 10 Juta subsider 1 bulan.

Pemusnahan BB ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Wali Kota Hefriansyah, Ketua PN Derman P Nababan, Kalapas Rudi F Sianturi, mewakili Kapolres, Kepala BNNK T Harianja, mewakili Dandim 02/07 Simalungun dan perwakilan BKSDA Sumut.

Baca: Tahanan Jaksa dan Hakim Dipindahkan ke Lapas