SIANTAR, HETANEWS.com - Jalan berlubang di dua lokasi dikeluhkan oleh warga lantaran sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Kedua jalan tersebut Jalan DI Panjaitan dan Jalan Gereja.

Pantauan di lokasi Selasa (1/6/2021), di jalan Gereja tepatnya di depan usaha kuliner di Simpang jalan Sidamanik terdapat 4 lubang yang menganga dengan kedalaman yang bervariasi mulai dari 7-15 CM.

Warga sekitar Tasya Silalahi mengatakan pengendara roda dua sering terjatuh karena menghindari lubang.

"Sudah sering warga jatuh di lokasi itu, dan korbannya itu paling pengendara roda dua," kata Natasha.

Jalan rusak di jalan Gereja depan Rumah Makan Bakso Babi, Selasa (1/6/2021)

Di lokasi berbeda di jalan DI Panjaitan tepatnya di depan Pom Bensin Pertamina jalan rusak parah yang memakan hampir setengah badan jalan dan jalan rusak tersebut seperti kubangan kerbau dengan kedalaman 15-25cm.

Pengendara mobil maupun kereta yang melintas harus antri dengan pengendara diseberang jalan kalau ingin menghindari kubangan kerbau tersebut.

Salah seorang supir yang tidak diketahui namanya yang menyetir mobil Avanza yang tampak buru-buru terpaksa menabrak lubang, namun saat berada di lubang tidak bisa maju karena terhalang batu besar yang berada di lubang, dia pun keluar mengecek mobilnya dan tampak lecet di bagian bumper mobilnya.

Sambil menggerutu dan cakap kotor dia kembali ke dalam mobilnya dan memundurkan mobilnya dan antri menghindari lubang.

Tidak jauh dari lokasi tersebut, di jalan DI Panjaitan di Kelurahan Nagahuta Timur, jalan tersebut tampak rusak, sebahagian besar aspal sudah terkelupas dan dipenuhi kerikil.

Jalan rusak di jalan DI Panjaitan di Kelurahan Nagahuta Timur, aspal terkelupas dan batu kerikil tampak sedikit bertebaran Selasa (1/6/2021)

Warga Nagahuta, bermarga Siahaan, mengungkapkan jalan tersebut sudah dua tahun rusak, tapi yang paling parah rusaknya saat hujan datang.

"Kalau batu kerikil itu baru di turunkan itu kira-kira dua minggu yang lalu lah," ujar Siahaan.

Dilanjutkannya, bahwa awalnya itu batu kerikil itu sudah di tebar di tempat jalan yang terkelupas dan kemarin waktu hujan banyak kereta dan mobil yang terborot karena batu kerikil itu licin, ada juga yang jatuh.

Ketika ditanya apakah Pemerintah yang meminggirkan batu kerikil tersebut, dikatakannya tidak tahu apakah warga atau Pemerintah tapi pastinya masih banyak batu kerikil yang bertebaran.

"Saya meminta kepada Pemerintah Kota Siantar ataupun Provinsi supaya segera diaspal kembali, karena kalau hanya dikasih batu kerikil disitu bisa mencelakai warga," pintanya.

Sampai berita ini di turunkan, Hetanews belum berhasil menghubungi Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi UPT Pematangsiantar.