HETANEWS

AKBP Dodi Darjanto: Tangkap Bandar Sabu Ong-Ong, Polresta Perang Terhadap Narkoba, Instruksi Kapolri

Kapolresta Siantar AKBP Dodi Darjanto SIk didamping Wakapolresta Kompol Muhammad Raiz dan Kasat Narkoba AKP Bambang SW menggelar konfrensi pers karna berhasil menangkap salah satu bandar narkoba Atan Makmur (Ong-Ong).

Siantar, hetanews.com- Penantian warga Siantar akan kinerja Polresta Siantar untuk menangkap para bandar narkoba, mulai terjawab. Kamis (28/5) Jhon Esra (Pak Eka) dan Atan Makmur (Ong-Ong), berhasil diringkus satuan narkoba Polresta Siantar dari dua tempat yang berbeda, dengan barang bukti sabu-sabu senilai 106 juta rupiah.

Ketika penangkapan terjadi, di Mapolresta Siantar sedang dilakukan pisah sambut kapolresta, dari tangan AKBp Slamet Leosiono, yang akan bertugas ke Polres Tebingtinggi, kepada AKBP Dodi Darjanto.

Walaupun dikatakan Kasat Narkoba AKP Bambang SW, keduanya telah jadi DPO, namun penangkapan sewaktu pisah sambut, seakan menjadi kado buat kedua kepolres, satu kado selamat perpisahan dan satu lagi kado selamat datang.

Jhon Esra Ginting (45), warga jalan Narumonda bawah, gang Durian No 30, Kebun Sayur, Siantar Timur, tertangkap tangan oleh sat Narkoba ketika sedang membawa sabu-sabu 1 gram. Setelah berhasil ditangkap, Jhon langsung dibawa menuju rumahnya, untuk memeriksa kembali, apakah masih ada barang haram tersebut disimpannya.

Setelah tiba di rumah Jhon, polisi menemukan 25 paket sabu-sabu seberat 25 gram. Ditemukannya sabu yang cukup banyak, polisi kembali melakukan interogasi, untuk menemukan siapa pemasok sabu kepada Jhon. Akhirnya terucap nama Atan Makmur alias Ong-Ong.

Tidak ingin informasi tersebut bocor, pihak kepolisian langsung menuju jalan Durian, Siantar Selatan, yang merupakan rumah kontrakan dari Ong-Ong.  Polisi pun menemukan berangkas yang berisikan sabu-sabu seberat 100 gram di dalam rumah Ong-Ong beserta alat isapnya (bong) dan timbangan digital, serta uang sebesar 1.140.000.

Menurut keterangan dari Kapolresta Dodi Darjanto Sik, pihak kepolisian sekarang ini gencar-gencarnya untuk memerangi narkoba, dan ini merupakan target operasi dari kepolisian, khususnya program hari ke 100 kapolri menjabat, yang salah satunya adalah perang terhadap narkoba.

Lanjutnya, penangkapan bandar narkoba akan terus berlanjut di kota Siantar. Dan, ini satu bukti bahwa Polresta Siantar mengikuti instruksi dari Kapolri, yakni menangkap para bandar narkoba yang telah merusak kehidupan negeri ini, apalagi generasi muda. “Untuk Kedua tersangka dikenakan pasal 112 Dan 114 tentang penggunaan Narkoba dan acaman hukaman diatas 5 tahun penjara.

Penulis: bt. Editor: ebp.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.