SIMALUNGUN, HETANEWS.com – Netizen Facebook Chelsea Lbonk curhat di Group Berita Simalungun terkait jalan rusak dari Kota Siantar menuju  Pedagangan (28/5/2021).

Disebutkannya, Perjalanan Siantar menuju Perdagangan beberapa tahunlalu ditempuh dengan waktu 40 menit, tapi saat ini memakan waktu 1 jam 40 menit karena jalannya hancur semua.

Dimana mana lubang menganga dan sangat rawan kecelakaan. Saya berfikir kemana para pemangku kepentingan di kabupaten ini? Kemana wakil-wakil rakyat di kabupaten Simalungun ini? Kemana para aktivis masyarakat yang katanya kritis? Kemana para tokoh-tokoh masyarakat Kabupaten Simalungun?,” ujarnya.

Dia pun mempertanyakan soal apa yang sudah dilakukan oleh Bupati Simalungun yang saat ini, sebab sudah 30 hari lebih bupati Simalungun Radiapoh Sinaga dan Zonny Waldi jadi pemimpin di Simalungun tetapi aksinya masih sama seperti bupati sebelumnya.

Dan sudah 30 hari lebih bupati RHS - ZW  MEMBANGUN SIMALUNGUN jadi pimpinan di kabupaten ini kok aksinya seperti bupati2 sebelumnya.. Atau mereka hanya menginginkan pekerjaan jadi bupati agar bisa mendapatkan keuntungan? Wakil2 rakyat yg dulu kalo kampanye mulut kalian teriak utk kebaikan warga Simalungun skrg kalian tutup mata dan seolah gak mau tau, apakah terlalu enak berbohong bagi kalian?,” ucapnya.

Selain mempertanyakan Pemimpin Simalungun dan para Wakil Rakyat Simalungun, dia juga menyindir para aktivis yang selama ini teriak untuk perbaikan jalan yang kini hanya diam.

“Dan para aktivis yg selalu teriak2 utk perbaikan sistem di simalungun mana aksi kalian utk membuat yg terbaik? Apakah rupiah2 yg mengalir menjadikan kalian jg ikut tutup mata???,” keluhnya.

Chelsea Lbonk juga menyebut bahwa kabupaten Simalungun merupakan kabupaten yang jalannya rusak se pulau sumatera, sebab perjalanan dirinya dari Jawa ke Simalungun

Gila … Kabupaten Simalungun inilah saya perhatikan kabupaten yg infrastrukturnya paling rusak se pulau sumatera.. krn 2 minggu lalu saya pulang ke Simalungun dari Jawa sepertinya daerah lain cepat berbenah utk perbaikan jalan tapi Simalungun justru tidur panjang krn terlalu asyik bagi pemangku kepentingan di daerah ini menikmati Gaji mereka yg besar.