SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Sejumlah warga pengguna jalan Asahan Km 4,5 hingga Km 6,5 mengeluhkan jalan yang rusak sehingga seeing terjadi kecelakaan dan kemacetan.

Sudah bertahun tahun, jalan tersebut tidak diperbaiki pemerintah.Baik pemerintah daerah (Pemkab Simalungun) maupun pemerintah Propinsi.

Sebab jalan tersebut berstatus jalan propinsi (lintas). Justru, banyak warga sekitar memanfaatkan jalan rusak itu untuk mencari nafkah.

Dengan menutup beberapa lubang dengan tanah dan meminta kutipan kepada pengendara yang lintas.

Warga sangat menyesalkan pemerintah yang tidak peduli dengan kondisi jalan tersebut.

Ironisnya, jalan tersebut sudah banyak memakan korban jiwa.

Seperti dikatakan salah satu akun Facebook milik Rizky Ihsan yang membagikan di grup Ikatan Anak Siantar.

Warga juga sangat mengeluhkan jalan ini tepatnya berada di bawah kantor Kejaksaan Negeri Simalungun/Pengadilan Negeri Simalungun, di depan kantor Camat Siantar.

Sehingga sering menimbulkan kemacetan, bahkan banyak pengendara roda 2 terjatuh karena kondisi jalan tersebut.

Belum lagi banyak kendaraan yang rusak karena masuk ke dalam lobang.

Jika hujan turun maka kondisi jalan seperti kolam dan sangat membahayakan pengguna jalan.

Baca: Disabilitas Tunanetra, Ni Ketut Purnawati Terima Bantuan Donasi dari PERISAI Bali

Di lokasi ini juga terjadi kecelakaan beruntun. Dimana saat pengendara motor dan roda 4 berada di lokasi jalan rusak sehingga melaju dengan kecepatan rendah.Bahkan harus berhenti karena padatnya lalu lintas. 

Tapi secara tiba tiba datang truk Fuso dan mengalami rem blong, mengakibatkan kecelakaan besar karena menabrak seluruh pengguna jalan saat itu.

Mohon perhatian serius dari pemerintah untuk segera memperbaiki kondisi jalan tersebut.