Simalungun, hetanews.com - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Unit Kebun Dolok Sinumba, sukses menertibkan penyerobotan lahan dan sapi dengan cara preventif. 

Berdasarkan keterangan Asisten Personalia Kebun (APK) Unit Kebun Dolok Sinumba Mawan Kurniawan, Kamis (27/05/2020) untuk menertibkan penyerobotan lahan mereka melakukan berbagai tindakan preventif. 

"Beberapa tahun ini memang sudah tidak ada lagi lahan kita yang diserobot, memang kita melakukan berbagai tindakan pertama kita lakukan sosialisasi dahulu kepada masyarakat, " Sebutnya. 

Lanjut Mawan, setelah melakukan sosialisasi merekapun melakukan tindakan dengan mencabut tanaman yang ditanam di lahan PTPN IV. 

"Yah memang kadang kita seperti main kucing-kucingan dengan warga, mereka tanam pagi atau siang, malamnya langsung kita cabutin, gitulah terus sampe akhirnya warga cape dan berhenti, " Sebutnya.

Sapi berkeliaran di areal perkebunan PTPN IV Unit Kebun Dolok Sinumba. 

Sama halnya dengan Sapi, Mawan juga menyebutkan mereka melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada warga, kemudian melakukan tindakan. 

Namun kata Mawan, Unit Kebun Dolok Sinumba masih memberikan keleluasaan bagi warga untuk mengembalakan sapinya di tanaman Kelapa Sawit yang umurnya lebih dari 10 Tahun. 

"Dari 700 Hektar lahan kita ada 100 Hektar lahan kita yang tanamannya masih muda, jadi kita sosialisasikan agar mereka tidak menegembalakan sapinya di tanaman kita yang masih muda, karena bisa menganggu tumbuh kembang kelapa sawit, " Ucapnya. 

Diakui Mawan jika ada saja warga yang masih bandel mengembalakan sapinya di tanaman kelapa sawit yang masih muda. 

"Kalau ada kita langsung tangkap sapinya kita bawa ke kantor, kita hubungi Pangulu atau kepala desa dan kita berikan denda kepada masyarakat yang membandel itu, " Ucapnya. 

Masih kata Mawan, awal-awal tindakan tersebut mendapat perlawanan dari warga bahkan kepala desa, namun dengan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat, akhirnya masyarakat memahami. 

"Bahkan sekarang kalau ada sapinya yang kita tangkap kepala desa yang marah sama warganya, " Ucapnya. 

Ternyata permasalahan di Unit Kebun Dolok Sinumba tak hanya persoalan sapi dan penyerobotan lahan, pencurian buah kelapa sawit atau sering disebut Ninja sawit pun menjadi masalah serius, namun hal tersebut pun mampu ditekan oleh Unit Kebun Dolok Sinumba. 

"Kita langsung turun ke lokasi malam hari dan kita tangkap langsung setelah itu kita serahkan ke Polsek agar diproses, tidak ada negosiasi lagi, langsung kita suruh diproses, " Ucapnya. 

Untuk itu kata Mawan, pencurian buah kelapa sawit saat di Unit Dolok Sinumba sudah sangat jauh berkurang.