JAKARTA, HETANEWS.com - PSSI memberi update terbaru soal format Liga 1 2021. Mochamad Iriawan alias Iwan Bule selaku Ketua Umum (Ketum) PSSI menjelaskan bahwa Liga 1 tetap menggunakan format kandang dan tandang.

"Hari ini kami dengan seluruh undangan yang diinisiasi oleh Menpora telah kami sampaikan tadi secara panjang lebar persiapan Liga 1 dan Liga 2," ucap Iwan Bule saat konferensi pers usai rapat koordinasi dengan Menpora pada Senin (24/5).

"Terkait dengan kesiapannya memang berbeda dengan Piala Menpora. Liga 1 akan bergulir pada awal Juli, tanggal 3 atau 7, sistem kompetisinya rencananya akan disentralisasikan di Pulau Jawa."

"Awal bulan Maret 2022 bisa selesai Liga 1. Formatnya tetap home away. Liga 2 14 hari setelah liga 1 kick-off," sambung dia.

Ia menjelaskan bahwa pemilihan Pulau Jawa sebagai pusat kompetisi berdasarkan permintaan para klub. Ketum PSSI itu meyakini bahwa kompetisi bisa berjalan lebih mulus kalau digelar di Pulau Jawa.

"Atas permintaan klub-klub, sentralisasi ada di Pulau Jawa. Semua Provinsi di Jawa akan kebagian. Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogja, dan Jawa Timur. Saya akan jelaskan nanti stadion mana-mana saja," ucapnya.

"Ada jalan tol dan enggak usah naik pesawat dan sekali saja dari daerahnya. Misal, Yogyakarta lalu tujuan ke mana, lalu setelahnya naik kendaraan saja setiba di lokasi dan mereka sudah rasakan manfaat di Piala Menpora," kata Iwan Bule.

Adapun soal format kandang dan tandang, Iwan Bule menerangkan bahwa klub-klub akan mendapat satu lokasi yang menjadi kandang mereka di Pulau Jawa.

"Misal Persipura di Malang, ya mereka tuan rumah," tandasnya.

sumber: kumparan.com