HETANEWS.com - Shin Tae-yong benar-benar tak segan bertindak tegas kepada para penggawa Timnas Indonesia yang bandel. Teranyar, Rifad Marasabessy merasakan hukuman dari pelatih asal Korea Selatan itu.

Untuk diketahui, Shin memang sangat ketat di segala aspek, termasuk asupan gizi. Menurutnya, makanan dan minuman yang dikonsumsi akan berpengaruh kepada performa pemain Timnas Indonesia.

Maka dari itu, Shin tak segan menghukum pemain yang melanggar aturan. Rifad, misalnya, dalam salah satu unggahan video di kanal YouTube PSSI tampak dijewer telinganya oleh pelatih 51 tahun itu karena makan sembarangan.

"Untuk meningkatkan fisik, butuh konsumsi makanan yang benar. Karena tadi ada pemain yang konsumsinya tidak benar, maka saya tegur sedikit. Harus makan high protein agar bisa meningkatkan kondisi fisik mereka," ujar Shin, dikutip dari kanal YouTube PSSI.

Shin Tae-yong tidak memiliki toleransi terhadap asupan gizi penggawa Timnas Indonesia. Pokoknya, skuad 'Garuda' harus patuh terhadap pola makan yang telah ditentukan.

Apalagi, selama di Dubai, para pemain Timnas Indonesia menjalani latihan berat. Alhasil, sudah sepatutnya mereka tidak makan dengan sembarangan seperti halnya Rifad Marasabessy.

"Pola makan harus dijaga agar pemain terus dalam kondisi bugar dan fit. Dengan menu latihan yang bervariasi pemain harus tahu apa saja yang harus dimakan dengan pengawasan dari kami, dan juga staf pelatih lain,” kata Shin, dikutip dari laman web resmi PSSI.

"Misalnya, asupan karbohidrat, protein, sayuran dan lain-lain. Untuk makanan, menu wajib yakni sayur, daging, ikan, salad, buah, susu, serta roti. Semua saya cek termasuk saat pemain mengambil takaran porsi makanan," sambungnya.

Shin Tae-yong Jewer Rifad Marasabessy karena Makan Sembarangan.
Foto: YouTube resmi PSSI

Shin Tae-yong betul-betul menjaga para pemain dari makanan tak sehat. Kalaupun ada teguran, ia melakukannya demi kebaikan si pemain.

"Apa yang saya lakukan kepada pemain itu mengingatkan, mendidiknya, bahwa untuk meningkatkan fisik, dibutuhkan konsumsi makanan yang benar. Jadi, karena dia mengonsumsi makanannya tidak benar, dan tidak tepat waktunya, maka saya tegur sedikit. Harus makan high protein, agar bisa meningkatkan kondisi fisik mereka," tegasnya.

Sumber: kumparan.com