SIANTAR, HETANEWS.com - Jaksa Firdaus Maha SH menuntut pidana penjara 15 tahun denda Rp.1 Milyar subsider 6 bulan penjara kepada terdakwa kasus Narkotika Haryati Siregar (44).

Tuntutan jaksa itu dibacakan dalam persidangan terbuka untuk umum yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri Siantar, Rabu (19/5/2021).

Warga jalan Lokomotif Kelurahan Melayu Siantar Utara dan beralamat di jalan Musa Sinaga Desa Rambung Merah Simalungun itu dipersalahkan jaksa melanggar pasal 114 (2) UU RI No.35/2009 tentang peredaran narkotika. 

Baca: Berkas Bandar Sabu Rita Siregar Dilimpahkan Polres Simalungun ke Kejaksaan

Atas tuntutan jaksa, terdakwa Rita bersumpah bahwa barang bukti sabu itu bukanlah miliknya. Tak terima diancam 25 tahun, Rita melalui pengacaranya Gusti Ramadhani dan Hotman M Sitompul SH akan mengajukan nota pembelaan (pledoi) secara tertulis.

Menurut jaksa, berdasarkan fakta persidangan jika Rita sudah menjual sabu kepada Faisal Tanjung (disidangkan terpisah) sebanyak 4 kali. Hal itu dikatakan Faisal dalam persidangan sebelumnya (saat memberikan kesaksian).

Faisal Tanjung merupakan anggota Polri yang turut diamankan pada 23 Desember 2020 lalu di rumah Rita di jalan Lokomotif. Saat itu, Faisal mengaku bermaksud membeli sabu dari Rita yang baru sebulan dikenalnya di Polres Simalungun.

Rita, yang sebelumnya pernah dipidana dalam kasus yang sama mengakui jika dia dijebak polisi dan barang bukti yang disita dari rumahnya di Siantar dan Rambung Merah Kabupaten Simalungun bukanlah miliknya.

Baca: Beli Narkotika dari Rita Bandar Sabu David Diancam 8 Tahun Bui di Simalungun

Barang bukti yang disita berupa sepaket narkotika jenis sabu, tas sandang warna hitam berisi uang sebesar Rp.4.000.000, Hanphone merk Nokia. Kemudia 39 dan 1 plastik klip besar berisi sabu dari dekat jendela kamar.  

Sedangkan dari rumah Rita di Jalan Musa Sinaga Gang Swadaya Kelurahan Pematang Simalungun Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, disita sebuah boneka yang didalamnya sebuah plastik biru berisi botol plastik dilakban hitam berisi 14 paket narkotika jenis sabu.

Baca: Putusan Banding Perberat Hukuman Rita Si Bandar Sabu

Jaksa menyatakan barang bukti sabu dirampas untuk dimusnahkan. Sedangkan uang Rp 4 juta dirampas untuk negara.

Hal yang memberatkan terdakwa Rita menurut jaksa karena sudah pernah dipidana. Dan tidak ada hal yang meringankan karena terdakwa berbelit-belit memberikan keterangan. 

Ketua majelis hakim Derman P Nababan didampingi 2 hakim anggota Rahmat Hasibuan dan M Iqbal Purba menunda persidangan hingga Rabu depan. Untuk memberi kesempatan kepada terdakwa dan pengacaranya menyusun pledoi.