TARUTUNG, HETANEWS.com - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara membatasi akses keluar masuk untuk masyarakat umum ke Dusun Hutagurgur, Desa Aek Tangga, Kecamatan Garoga. Setengah penduduk dusun dinyatakan positif Covid-19.

Humas Pemkab Tapanuli Utara Donna Situmeang mengatakan, setengah dari populasi penduduk dusun yang totalnya berjumlah 307 orang itu diminta untuk menjalani isolasi mandiri.

"Ya, satu dusun itu hampir setengahnya terpapar. Warga agak sulit kemarin itu isoman (isolasi mandiri) karena banyak yang tidak memiliki gejala dan berpikir tidak ada penyakit dalam tubuhnya," ujarnya Rabu (19/5/2021).

Camat Garoga Budiharjo Nainggolan mengatakan, akses keluar masuk Dusun Hutagurgur sudah dibatasi. Ia menjelaskan bagaimana proses pengiriman logistik ke dusun tersebut.

"Kita buat seperti ini, misalkan salah satu warga butuh kebutuhan dapur dan sembako. Maka, petugas kita yang ada di sana akan menghubungi warung terdekat. Kita minta barang belanjaannya di tempatkan di teras rumah warga yang isolasi mandiri. Lalu kita hubungi mereka bahwa barangnya sudah datang," ujarnya.

Masa isolasi mandiri ini berlaku sejak Minggu (16/5/2021) hingga Minggu (30/5/2021). Artinya, selama dua pekan masyarakat menjalani perawatan dan membatasi mobilitas. 

"Untuk datanya, gugus tugas Kabupaten yang tahu pasti. Misalnya ada warga kita yang mau mengirimkan belanja anaknya ke bank. Ya kita dampingi. Artinya, ini kita lakukan ini untuk membatasi akses mereka. Dari 16 hingga 30 Mei," terangnya.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat dinyatakan harus menjalani isolasi mandiri setelah mendapat pemeriksaan PCR. 

"Karena setelah didiagnosa melalui PCR itu kan kemarin, mereka semua tanpa gejala atau OTG. Maka, tak perlu mereka diisolasi di rumah sakit," ungkapnya.

Ia meminta agar seluruh warga yang tinggal di Dusun Hutagurgur membatasi pergerakan keluar masuk dusun agar penanganan Covid-19 berjalan dengan baik.

"Ini bukan penutupan akses, tapi dibatasi aksesnya. Soalnya dusun ini agak jauh dan kita batasi pergerakan masyarakat sebab mereka masih menjalani isolasi mandiri," sambungnya.

Bupati Taput Nikson Nababan meminta agar masyarakat tetap taat pada protokol kesehatan.

"Tetaplah patuhi prokes, terutama di tempat keramaian. Bagi perantau, agar tidak usah pulang dulu dan pendatang agar diawasi betul oleh masyarakat," pungkasnya.

Sumber: tribunnews.com