HETANEWS.com - Salah satu dari dua kepala rabi Israel menyerukan semua pihak untuk menahan diri. Seruan itu muncul setelah media melaporkan adanya serangan jalanan yang dilakukan orang-orang Yahudi terhadap warga minoritas Arab di Israel, kemarin. 

“Kita tidak boleh terseret ke dalam provokasi dan merugikan orang lain atau harta benda,” kata Kepala Rabi Sephardi, Yitzhak Yosef, dalam sebuah pernyataan dikutip dari Reuters, Kamis (13/5/2021).

“Taurat Israel tidak memberikan izin untuk menghakimi orang lain dan bertindak kasar,” tuturnya. Konflik antara Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas, kembali mengalami eskalasi pada Rabu (12/5/2021). Hamas menembakkan beberapa roket ke Tel Aviv dan Bersyeba.

Israel pun melancarkan ratusan kali serangan udara ke Gaza hingga kemarin. Sedikitnya 67 warga Gaza meninggal dunia akibat serangan itu, termasuk sedikitnya 10 anak-anak. Sementara, di pihak Israel terdapat tujuh orang tewas termasuk satu tentara.

Eskalasi tersebut sebagai buntut dari kekerasan yang meletus di Masjid al-Aqsa, Yerusalem, Jumat (7/5/2021) lalu. Konflik semakin memanas di tengah ancaman penggusuran yang dilakukan para pemukim Yahudi terhadap warga Palestina dari kampung halaman mereka.

Sumber: Inews

Baca juga: Gudang BBM Eceran di Medan Meledak Puluhan Warga Terluka